Suara Diduga Tembakan Terdengar di Lokasi Jamuan Makan Malam White House, Trump Dievakuasi

Suasana White House Correspondents Dinner yang dramatis. (Tangkapan layar)
Suasana White House Correspondents Dinner yang dramatis. (Tangkapan layar)
0 Komentar

KEPANIKAN terjadi dalam ajang White House Correspondents Dinner setelah suara yang diduga tembakan terdengar di sekitar lokasi acara pada Sabtu (25/4/2026) malam waktu setempat. Insiden tersebut memaksa Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dievakuasi secara cepat oleh aparat keamanan.

Mengutip laporan BBC, suasana di ballroom Washington Hilton mendadak kacau ketika sejumlah suara keras menyerupai tembakan terdengar dari luar ruangan. Para tamu yang hadir langsung berlindung di bawah meja makan untuk menghindari kemungkinan bahaya.

Koresponden BBC di Washington, Daniel Bush, melaporkan bahwa agen Secret Service segera mengawal Trump keluar dari ruangan. Tak lama setelah itu, sejumlah pejabat tinggi pemerintahan juga dievakuasi oleh tim pengamanan masing-masing.

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

Di antara pejabat yang turut dievakuasi adalah Menteri Pertahanan Pete Hegseth serta Direktur FBI Kash Patel. Sekitar lima kali suara yang diduga tembakan dilaporkan terdengar sebelum situasi mulai mereda.

Laporan lain dari koresponden BBC, Bernd Debusmann Jr, menyebutkan bahwa hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi terkait sumber suara tersebut maupun apakah insiden tersebut benar merupakan aksi penembakan.

Meski demikian, sebagian besar tamu, termasuk kalangan media, tetap berada di dalam ballroom setelah Presiden dievakuasi. Setelah beberapa saat, para tamu mulai keluar dari bawah meja dan mencoba memahami situasi yang terjadi.

BBC mencatat bahwa ini merupakan insiden keamanan pertama yang terjadi dalam White House Correspondents Dinner dalam beberapa tahun terakhir, bahkan mungkin yang pertama sepanjang sejarah acara tersebut. Kehadiran Trump dalam acara ini juga menjadi yang pertama sejak ia menjabat sebagai presiden.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai kronologi lengkap maupun potensi korban dalam insiden tersebut.

0 Komentar