Mohammad Boroujerdi Tegaskan Masyarakat Iran Tak Anggap Serius Soal Kemunculan Reza Pahlavi

Reza Pahlavi
Reza Pahlavi
0 Komentar

DUTA Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menegaskan masyarakat Iran tidak menganggap serius soal kemuculan Reza Pahlavi.

Pahlavi merupakan putra mahkota yang diasingkan setelah rezim ayahnya, Shah Mohammad Reza Pahlavi, digulingkan dari rezim pada saat itu.

“Kami di Iran, masyarakat negara kami, tidak menganggap ada dan tidak menganggap serius orang yang tadi disebutkan,” kata Boroujerdi dalam keterangan pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (2/3/2026).

Baca Juga:Anwar Ibrahim Kecam Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei, Timur Tengah di Ambang Ketidakstabilan SeriusSurat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari Gaza

Boroujerdi memastikan kelompok masyarakat yang tidak berduka atas kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, bukan bagian dari kubu Pahlavi. Bahkan ia menyatakan perkataan Pahlavi soal kondisi Iran tak dianggap serius oleh masyarakat setempat.

“Mungkin saja di Iran terdapat sebuah ketidakpuasan, sebuah protes dari masyarakat, tetapi pihak yang protes dan tidak puas pun di Iran tidak menganggap orang ini sebagai orang yang serius. Dan saya rasa media juga menganggapnya demikian,” ujarnya.

Selain itu, Boroujerdi mengingatkan kembali kejadian serupa pernah terjadi tahun 1953 melalui sebuah kudeta. Di mana, Amerika Serikat mencoba untuk menyerang demokrasi di Iran dengan mengembalikan Shah Iran pada saat itu.

“Dan apabila memang mereka adalah pihak yang mengharapkan demokrasi bagi Iran, mengapa masyarakat Iran harus turun ke jalanan pada tahun 1979 melalui sebuah revolusi menjatuhkan pemerintahan Shah di sana,” tuturnya.

Sebelumnya, Putra Mahkota Iran Reza Pahlavi menyerukan rakyat Iran untuk bersiap kembali turun ke jalan setelah adanya serangan Israel dan Amerika Serikat (AS) ke Iran.

Namun untuk saat ini, ia meminta warga untuk sementara tetap berada di rumah dan menjaga ketenangan hingga instruksi berikutnya disampaikan.

“Saya meminta Anda untuk saat ini tetap berada di rumah dan menjaga ketenangan serta keamanan diri Anda,” kata Reza dalam keterangannya yang diunggah di akun media sosial X @pahlavireza, Sabtu (28/2/2026).

Baca Juga:Penemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada TerbelahBareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Tindak Pidana Pasar Modal

Reza pun kembali mengimbau warga mengikuti pesan-pesannya melalui jejaring sosial, media satelit, maupun gelombang radio jika akses komunikasi terganggu.

“Waspadalah dan bersiaplah, sehingga pada waktu yang tepat, yang akan saya sampaikan secara akurat kepada Anda, Anda kembali ke jalanan untuk tindakan terakhir,” ujarnya.

0 Komentar