Sederet Tokoh Dunia Masuk Dokumen baru Kasus Jeffrey Epstein, Siapa Saja?

Jeffrey Epstein (paling kanan) dan beberapa orang yang dijadwalkan bertemu dengannya, searah jarum jam dari ki
Jeffrey Epstein (paling kanan) dan beberapa orang yang dijadwalkan bertemu dengannya, searah jarum jam dari kiri atas: Woody Allen, Ehud Barak, Terje Rød-Larsen, Eva Andersson-Dubin, Lawrence Summers, Leon Black, Bill Gates dan Reid Hoffman. (ILUSTRASI FOTO ALEXANDRA CITRIN-SAFADI/WSJ; FOTO: AP(3), ZUMA PRESS, GETTY IMAGES(3), REUTERS, BLOOMBERG NEWS)
0 Komentar

SEDERET tokoh disebut-sebut dalam jutaan dokumen kasus predator seksual Jeffrey Epstein yang baru diungkap Kementerian Kehakiman Amerika Serikat pada Jumat (30/1).

Kementerian Kehakiman AS merilis 3.5 juta dokumen, video, hingga foto terbaru terkait Epstein. Dalam dokumen tersebut nama Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, disebut ribuan kali.

Penyebutan nama Trump kebanyakan merujuk ke artikel berita yang jadi referensi.

Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv

Selain Trump, terdapat sejumlah nama tokoh dunia yang turut disebut-sebut dalam dokumen itu hingga memicu kegaduhan di sejumlah negara lantaran tak sedikit pejabat hingga anggota keluarga kerajaan ikut terseret dalam file Epstein terbaru ini.

Berikut sederet tokoh yang ada dalam dokumen baru soal Epstein:

Putri Mahkota Norwegia

Nama Putri Mahkota Norwegia Mette-Marit disebut setidaknya 1.000 kali dalam jutaan dokumen yang baru dirilis, mengungkap pertemanannya dengan Epstein.

Korespondensi yang dipublikasikan media Norwegia berasal dari periode 2011 hingga 2014. Dalam salah satu email, Mette-Marit bertanya kepada Epstein apakah “tidak pantas bagi seorang ibu untuk menyarankan dua perempuan telanjang yang membawa papan selancar sebagai wallpaper untuk putra saya yang berusia 15 tahun”.

Akibat namanya terungkap dalam file itu, Mette-Marit menyampaikan permintaan maaf atas persahabatannya yang ia sebut “memalukan” dengan Epstein.

Pada Sabtu, Mette-Marit mengatakan ia “menunjukkan penilaian yang buruk dan sangat menyesali pernah memiliki kontak apa pun dengan Epstein”, serta menyebut hubungan tersebut sebagai sesuatu yang “memalukan”.

Sementara itu, menurut pihak istana, Mette-Marit menghentikan kontak dengan Epstein pada 2014 karena merasa ia “berusaha memanfaatkan hubungannya dengan putri mahkota sebagai alat tawar dengan orang lain”.

Dikutip AFP, kebocoran dokumen ini muncul pada saat yang tidak menguntungkan bagi keluarga kerajaan, karena putra Mette-Marit yang berusia 29 tahun, Marius Borg Hoiby, dijadwalkan menjalani persidangan di pengadilan distrik Oslo pada Selasa.

Baca Juga:Kelompok True Crime Community Tumbuh Organik dan Sporadis Tanpa Tokoh SentralTokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan Berencana

Ia didakwa atas 38 tindak pidana, termasuk pemerkosaan terhadap empat perempuan, serta kasus penganiayaan dan narkoba. Ia membantah tuduhan paling serius tersebut.

Penasihat keamanan Slovakia

Penasihat keamanan nasional pemerintah Slovakia, Miroslav Lajcak, juga ikut disebut dalam jutaan file Epstein yang baru diungkap sampai memutuskan mengundurkan diri karena keterkaitannya dengan predator seksual tersebut.

0 Komentar