Pada Januari, Mandelson telah menyampaikan permintaan maaf kepada para korban Epstein serta atas persahabatannya dengan terpidana tersebut.
Donald Trump
Nama Trump sebetulnya sudah berulang kali muncul, sejak pertama dokumen itu dirilis yakni pada tahun lalu.
Dokumen baru tersebut berisi daftar tuduhan terhadap Trump yang dikumpulkan pejabat Biro Investigasi Federal (FBI) tahun lalu, tetapi belum terverifikasi.
Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv
Selain itu, ada pula catatan FBI terkait perempuan yang menuduh Trump memperkosanya ketika dia berusia 13 tahun, dan wawancara FBI dengan salah satu korban Epstein yang menyatakan kaki tangan Epstein, Ghislane Maxwell, pernah “memperkenalkan dia” ke Trump di sebuah pesta.
Saat ini, sulit mengungkap sepenuhnya cakupan isi jutaan dokumen itu karena skala rilisnya yang sangat besar.
Selain itu, tuduhan terhadap Trump dibantah Gedung Putih dan tak ada satupun yang dianggap kredibel oleh FBI.
Trump juga tak ambil pusing soal tuduhan tersebut.
“Saya sendiri tidak melihatnya, tetapi saya diberitahu beberapa orang yang sangat penting bahwa hal itu tidak hanya membebaskan saya, tetapi juga kebalikan dari apa yang diharapkan orang-orang,” kata Trump pada Sabtu, demikian dikutip CNN.
Menteri Perdagangan Amerika Serikat
Lebih lanjut, arsip Epstein juga menunjukkan hubungan yang bersangkutan dengan Howard Lutnick, pengusaha yang saat ini menjabat sebagai Menteri Perdagangan di kabinet Trump.
Dalam sebuah email, keduanya tercatat pernah membuat rencana makan siang di pulau Karibia milik Epstein pada Desember 2012.
“Kami sedang menuju ke arah Anda dari St. Thomas,” tulis istri Lutnick kepada sekretaris Epstein.
Elon Musk
Jutaan halaman dokumen itu juga menyeret nama Elon Musk.
Baca Juga:Kelompok True Crime Community Tumbuh Organik dan Sporadis Tanpa Tokoh SentralTokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan Berencana
Pada November 2012, Epstein mengirim email kepada sang miliarder, menanyakan, “berapa banyak orang yang Anda butuhkan selama perjalanan helikopter ke pulau?”
“Mungkin hanya Talulah dan saya. Hari/malam apa yang bakal jadi pesta paling liar di pulau Anda?” balas Elon Musk.
Mantan PM Israel Ehud Barak
Mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak dan istrinya Nili Priel juga dilaporkan dalam dokumen sempat berkomunikasi dengan Epstein.
