Lalu apa yang perlu kita awasi? Pertama, apakah Gibran bicara, dan apa yang ia katakan soal desakan mundur. Kedua, apakah ada tindak lanjut dari lembaga yang menurut MK berwenang menilai syarat itu. Ketiga, apakah Istana atau Gerindra menjelaskan pertemuannya.
Sampai ada jawabannya, kita hanya tahu hal-hal kecil: jam tiba, jam pulang, warna mobil, dan satu kata yang paling sering dipakai wartawan malam itu: tertutup.
Sementara palu di Medan Merdeka diketok di depan semua orang, piring di Kertanegara diangkat tanpa saksi. Dua-duanya tentang negara. Hanya satu yang bisa Anda tonton.
Penulis: Bondhan W
