Garuda Juara FIFA ASEAN Cup 2026! Bungkam Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Garuda Juara FIFA ASEAN Cup 2026! Bungkam Thailand Lewat Drama Adu Penalti
Pemain Timnas Indonesia selebrasi seusai menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 bersama Prabowo Subianto. (foto: AFC)
0 Komentar

Babak kedua, Thailand bermain lebih terbuka. Mereka juga lebih mudah menyisir sisi kanan pertahanan Garuda karena jarak Kevin Diks dan Luke Vickery yang terlalu jauh. Laga berjalan satu jam, John Herdman mengubah taktik. Ia memasukkan Rizky Ridho menggantikan Vickery, sedangkan Diks didorong sebagai sayap kanan.

Thailand kehilangan Chanathip yang cedera pada menit 63. Dalam kondisi kedua tim yang sangat kelelahan, sebuah umpan panjang diterima oleh Mitchell Baker. Ia sudah berlari meninggalkan bek lawan, tetapi tembakan sang striker masih menyamping (’68).

Terus bertarung dalam intensitas tinggi, Thailand mulai hilang fokus. Dalam rentang 11 menit, tiga pemain mereka mendapatkan kartu kuning beruntun, mulai dari Nattapong Sayriya (’66), Waris Choolthong (’72), hingga Nicholas Mickelson (’77).

Baca Juga:Terungkap Gibran Hanya Serahkan Data Kehadiran dan Transkrip Nilai, Bukan IjazahSiapa Agus Sulaiman Mantan Polisi yang Divonis Mati? Berikut Kronologi Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMM

Menit 81, Ole Romeny terjatuh tipis di luar kotak penalti. Wasit langsung memberikan kartu kuning kedua kepada Mickelson yang melanggarnya. Otomatis, Thailand hanya bermain 10 orang dalam sisa 9 menit.

Tendangan bebas dari jarak ideal dilepaskan oleh Dean James. Bola mengenai Iklas Sanron dan berubah arah ke gawang Thailand ketika kiper Anuin sudah bergerak ke arah berlawanan. Skor 1-0, Indonesia memimpin.

Namun, hanya berjarak sebentar saja, Thailand bisa menyamakan kedudukan lewat Iklas Sanron yang tidak terkawal. Kedudukan imbang kembali ketika laga tinggal tersisa 3 menit dalam waktu normal. Tidak ada tambahan lagi, skor 1-1 berlanjut hingga perpanjangan waktu.

Timnas Indonesia terus berupaya untuk menembus pertahanan Thailand. Sebaliknya, The War Elephants tampak nyaman untuk bermain defensif. Herdman menyuntikkan Egy Maulana Vikri dan Shayne Pattynama demi mengubah situasi. Peluang terbaik datang untuk Ole Romeny (‘104) tapi tembakannya tidak terarah.

Rayhan Hannan yang masuk menggantikan Romeny sempat punya peluang berkat bola dari Baker. Namun, tembakannya masih terlalu lemah.

Thailand yang mengendus lelahnya Indonesia, lantas menemukan momentum. Bermula dari kesuksesan merebut bola tepat di depan kotak penalti, ada Peeradol Chamrasamee yang mengirim tembakan ke sudut gawang Merah Putih tanpa terhentikan lagi. Skor berbalik jadi 1-2.

Namun, keajaiban masih terjadi untuk Timnas Indonesia. Bermula dari umpan silang Rizky Ridho yang diblok Anuin, ada Elkan Baggott yang mengirim tembakan ke sudut atas gawang Thaland. Kedudukan jadi imbang 2-2.

0 Komentar