Menurut Departemen Pertahanan AS, banyak dari senjata ini disimpan di fasilitas bawah tanah untuk menghindari serangan udara.
Peran Tiongkok dan Jalur Penyelundupan
Selain Iran, Houthi kini memiliki sumber pasokan baru: Tiongkok. Laporan PBB dan data ahli senjata menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan Tiongkok memasok barang-barang kegunaan ganda (dual-use) yang dapat digunakan untuk tujuan militer maupun sipil. Komponen ini sangat kritis bagi teknologi drone mereka.
Selama satu dekade, IRGC menggunakan kapal penangkap ikan kecil untuk menyelundupkan senjata ringan dan komponen rudal keluar dari Iran. Namun, karena banyak yang dicegat oleh otoritas AS, Houthi mulai mendiversifikasi jalur logistik mereka.
Baca Juga:Siapa Agus Sulaiman Mantan Polisi yang Divonis Mati? Berikut Kronologi Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMMKantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa Digeledah Kortas Tipidkor Polri Terkait Dugaan Korupsi Perizinan PBG
Laporan PBB juga mengungkapkan bahwa Houthi menggunakan Djibouti, negara pantai di Afrika, sebagai titik transfer senjata. Selain itu, mereka terdeteksi melakukan perdagangan senjata ringan dengan al-Shabaab, cabang al-Qaeda di Somalia, untuk memperkuat posisi mereka di kawasan tersebut.
