PENGEMBANGAN literasi di wilayah Cirebon Raya yang meliputi Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning) menyimpan potensi yang luar biasa. Berdasarkan data Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Cirebon, tercatat ada sekitar 138 komunitas literasi yang aktif dan tersebar di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Cirebon, H. Mastara, mengungkapkan bahwa keberadaan ratusan komunitas literasi ini merupakan kekuatan strategis yang dapat diajak berkolaborasi untuk memperluas akses masyarakat terhadap buku dan sumber pengetahuan.
“Jadi saya pernah mendapatkan data, ada komunitas literasi di Cirebon Raya. Cirebon Raya itu kan bukan hanya di Kota Cirebon, tapi Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan, itu ternyata luar biasa potensinya, ada sekitar 138,” ujar H. Mastara pada Kamis (24/9/2026).
Baca Juga:Siapa Agus Sulaiman Mantan Polisi yang Divonis Mati? Berikut Kronologi Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMMKantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa Digeledah Kortas Tipidkor Polri Terkait Dugaan Korupsi Perizinan PBG
Menurutnya, kolaborasi erat dengan berbagai komunitas literasi ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas literasi secara menyeluruh di tengah masyarakat, khususnya di Kota Cirebon. Sinergi ini akan memperkuat ekosistem membaca yang inklusif dan menjangkau berbagai lapisan sosial.
Selain dukungan dari komunitas, pengembangan literasi di wilayah ini juga diperkuat oleh ekosistem pendidikan yang matang. Kota Cirebon dikenal sebagai kota pendidikan karena ditopang oleh berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat dasar (SD), menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga banyaknya perguruan tinggi berkualitas.
“Kebetulan Kota Cirebon itu termasuk kota pendidikan, karena di sini banyak perguruan tinggi. Sekolah menengah atas juga banyak, apalagi SMP dan SD,” tambahnya.
Sebagai langkah nyata dalam mendekatkan literasi kepada publik, Dispusip menilai bahwa penyelenggaraan kegiatan seperti bazar buku memegang peranan penting sebagai momentum strategis. Kegiatan ini tidak hanya mendekatkan buku kepada masyarakat umum, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pihak sekolah dan komunitas literasi sebagai sarana memperkaya sumber pengetahuan.
Dispusip Kota Cirebon berharap kolaborasi lintas sektor yang melibatkan unsur pemerintah, dunia pendidikan, komunitas literasi, dan masyarakat luas di Cirebon Raya dapat terus berlanjut dan ditingkatkan demi mewujudkan masyarakat yang cerdas dan berbudaya baca tinggi.
