Mendikdasmen Abdul Mu'ti Tinjau Revitalisasi SDN 1 Kedungjaya Cirebon Senilai Rp1,8 Miliar

Mendikdasmen, Prof Dr Abdul Mu'ti di SDN 1 Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon
Mendikdasmen, Prof Dr Abdul Mu'ti di SDN 1 Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon (Pemkab Cirebon)
0 Komentar

MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., melakukan peninjauan langsung terhadap proyek revitalisasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Kedungjaya yang terletak di Desa Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Senin (28/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Mendikdasmen didampingi oleh Direktur Sekolah Dasar Kemendikdasmen, Moch. Salim Somad, S.Kom., M.Pd. Peninjauan ini dilakukan untuk memantau progres pembangunan fisik sekolah yang digarap menyusul penggabungan dua institusi pendidikan guna meningkatkan kelayakan fasilitas belajar bagi para siswa.

Alokasi Anggaran dan Target Rampung

Abdul Mu’ti mengungkapkan bahwa pemerintah menggelontorkan bantuan dana revitalisasi sebesar Rp1,8 miliar untuk merombak dan melengkapi fasilitas di sekolah tersebut.

Baca Juga:Siapa Agus Sulaiman Mantan Polisi yang Divonis Mati? Berikut Kronologi Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMMKantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa Digeledah Kortas Tipidkor Polri Terkait Dugaan Korupsi Perizinan PBG

“Nilai bantuannya 1,8 miliar rupiah yang peruntukannya untuk 12 ruang kelas, kemudian 2 ruang admin, 1 perpustakaan, dan 9 toilet,” ujar Abdul Mu’ti di lokasi peninjauan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, progres pembangunan saat ini telah mencapai angka sekitar 40 persen sejak pertama kali dimulai. Pihak kementerian menargetkan seluruh rangkaian pekerjaan fisik ini dapat rampung sepenuhnya dalam kurun waktu dua bulan ke depan.

“Memang baru 40%, tapi insyaallah dalam waktu 2 bulan lagi pembangunan sudah bisa selesai 100%,” tambahnya.

Skema Swakelola dan Skala Prioritas

Pelaksanaan revitalisasi ini dikerjakan menggunakan sistem swakelola yang melibatkan langsung pihak kepala sekolah serta masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja, yang dikoordinasikan melalui kepanitiaan pembangunan khusus di tingkat sekolah.

Pemerintah sendiri menerapkan kebijakan revitalisasi secara bertahap dengan memprioritaskan sekolah-sekolah yang mengalami tingkat kerusakan berat pada tahun anggaran 2026. Melalui pembaruan fasilitas ini, SDN 1 Kedungjaya diharapkan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih representatif, nyaman, dan optimal guna menunjang kegiatan belajar mengajar ke depannya.

0 Komentar