DAMPAK musim kemarau yang memicu penurunan debit sumber air mulai dirasakan oleh warga di sejumlah wilayah. Merespons kondisi tersebut, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Jawa Tengah bersama Sipropam Polres Salatiga turun tangan menyalurkan bantuan air bersih, Senin (21/9/2026).
Aksi sosial ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Propam Polri. Untuk wilayah Kota Salatiga, pendistribusian air bersih dipusatkan kepada warga yang mengalami krisis air di Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo.
Sebanyak empat unit mobil tangki air bersih dikerahkan dan disebar ke empat titik pemukiman warga, yaitu:
Baca Juga:Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa Digeledah Kortas Tipidkor Polri Terkait Dugaan Korupsi Perizinan PBGDokumen Rahasia Pembunuhan JFK: Misteri Lama, Operasi CIA, hingga Terselipnya Nama Indonesia
- Kampung Tetep, RT 03/RW 04.
- RT 03/RW 03.
- RT 05/RW 03.
- Perumahan Tetep Asri, Randuacir, Argomulyo, Kota Salatiga.
Kedatangan rombongan personel Polri bersama armada tangki air disambut antusias oleh masyarakat. Warga bersama perangkat lingkungan setempat tampak bahu-membahu mengatur pembagian air agar pendistribusian berjalan tertib dan merata.
Kabid Propam Polda Jateng, Kombes Pol. Saiful Anwar, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan air bersih ini dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Jawa Tengah guna meringankan beban masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari akibat kemarau.
“Hari ini kami menyalurkan bantuan air bersih di beberapa wilayah Jawa Tengah. Bantuan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah,” ujar Kombes Pol. Saiful Anwar.
Ia menegaskan, kegiatan bakti sosial ini tidak hanya sekadar rangkaian perayaan HUT ke-24 Propam Polri, melainkan bentuk kepedulian nyata institusi kepolisian untuk hadir dan memberi solusi atas kesulitan yang dihadapi masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama musim kemarau. Kami juga terus berkoordinasi dengan jajaran di wilayah untuk melihat kondisi masyarakat dan membantu apabila masih ada daerah yang membutuhkan air bersih,” pungkasnya.
