KASUS Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) mengalami lonjakan signifikan dan menjadi penyakit dengan catatan kasus tertinggi di Kabupaten Cirebon. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, total kasus ISPA telah mencapai 65.055 kasus, jauh melampaui berbagai jenis penyakit lainnya.
Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Hj. Eni Suhaeni, mengungkapkan bahwa peningkatan kunjungan pasien ke fasilitas pelayanan kesehatan mulai terasa dalam beberapa waktu terakhir, dengan kelompok usia anak menjadi yang paling rentan dan mendominasi.
“Memang dalam beberapa waktu terakhir terjadi peningkatan kunjungan pasien ke fasilitas kesehatan. Kasus yang paling banyak ditemukan adalah ISPA,” ujar Eni, Minggu (20/9/2026).
Peta Kasus Penyakit di Kabupaten Cirebon
Baca Juga:Dokumen Rahasia Pembunuhan JFK: Misteri Lama, Operasi CIA, hingga Terselipnya Nama IndonesiaIdentitas Baru untuk Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Mulai 20 Oktober, Ini Alasan Pemerintah
Berdasarkan catatan pelayanan kesehatan Dinkes Kabupaten Cirebon, jumlah kasus ISPA menduduki peringkat pertama dengan selisih yang cukup jauh dari penyakit lainnya. Adapun rincian data kasus terbanyak meliputi:
- ISPA: 65.055 kasus
- Hipertensi: 33.135 kasus
- Dorsalgia (Nyeri Punggung): 17.071 kasus
- Functional Dyspepsia: 16.885 kasus
- Viral Infection of Unspecified Site: 16.575 kasus
- Dislipidemia: 6.408 kasus
Sebagian besar kasus ISPA sebenarnya masih dapat ditangani melalui layanan rawat jalan. Kendati demikian, Eni mengingatkan agar pasien dengan kondisi khusus—seperti mengalami sesak napas, demam berkepanjangan, dehidrasi, atau membutuhkan pemantauan ketat—segera dibawa mendapatkan penanganan intensif di rumah sakit.
Lonjakan Pasien Anak di RSUD Arjawinangun
Kondisi serupa turut dirasakan langsung oleh pihak rumah sakit daerah. Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Pengendalian Mutu RSUD Arjawinangun, Sartono, menyatakan bahwa pihaknya kini merawat sekitar 130 pasien dengan keluhan ISPA dalam sepekan terakhir. Jumlah ini melonjak hampir dua kali lipat dibandingkan kondisi normal harian.
“Sekarang pasien mencapai 130 orang, biasanya hanya setengahnya. Didominasi anak-anak dengan keluhan ISPA,” kata Sartono.
Imbauan dan Pencegahan bagi Orang Tua
Mengingat kelompok anak sangat rentan terhadap penularan, Dinkes Kabupaten Cirebon mengimbau para orang tua agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak mengabaikan gejala awal yang muncul.
Masyarakat diimbau untuk memperkuat penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti:
- Rajin mencuci tangan menggunakan sabun.
- Menerapkan etika batuk dan bersin yang benar.
- Menjaga kebersihan lingkungan serta memastikan sirkulasi udara di rumah tetap baik.
- Memastikan kelengkapan imunisasi anak sesuai jadwal.
