Tim SAR Evakuasi Tiga Jasad Korban KM Virgo Transport 8 di Kedalaman 20 Meter Laut Jawa

KM Virgo Transport 8 sudah tak lagi muncul di permukaan air alias tenggelam di Laut Jawa. Anggota TNI AL menye
KM Virgo Transport 8 sudah tak lagi muncul di permukaan air alias tenggelam di Laut Jawa. Anggota TNI AL menyelam untuk mengevakuasi korban. (dok Koarmada 2)
0 Komentar

TIM SAR gabungan berhasil mengevakuasi total tiga orang korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa, pada Jumat (18/9).

Direktur Operasional Basarnas, Laksma TNI Yudhi Bramantyo menyebut ketiga jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim penyelam dari TNI AL sekitar pukul 12.28 dan 13.10 waktu setempat.

“Sehingga praktis tadi saya sampaikan kita berhasil mengevakuasi tiga korban,” ujarnya dalam konferensi pers.

Baca Juga:Dokumen Rahasia Pembunuhan JFK: Misteri Lama, Operasi CIA, hingga Terselipnya Nama IndonesiaIdentitas Baru untuk Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Mulai 20 Oktober, Ini Alasan Pemerintah

Ia menjelaskan ketiga jasad korban dievakuasi dari sekitar kedalaman 20 meter dari bodi kapal KM Virgo Transport 8 yang tenggelam.

Yudhi menjelaskan keberhasilan ini juga didukung oleh faktor kondisi arus laut yang sedang bagus sehingga tidak menyulitkan tim penyelam.

“Jadi kalau beberapa hari yang lalu, hari ketiga, kedua itu kita agak berat untuk masuk, mungkin pada hari ini kita bisa turun dibantu oleh rekan-rekan penyelam dari Angkatan Laut,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan ketiga jasad korban juga telah berhasil dipindahkan ke KN SAR Kamajaya dan sedang dibawa ke Dermaga Trisakti Banjarmasin untuk proses identifikasi.

KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9), pukul 02.00 Wita, saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9). KM Virgo disebut membawa 243 orang yang terdiri dari penumpang, awak kapal hingga kru.

Hingga Senin (14/9), dari 243 orang yang ada di kapal tersebut, sebanyak 114 di antaranya telah berhasil ditemukan dan 129 lainnya masih dalam pencarian.

Sebelumnya, Kepala Basarna Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan pihaknya berencana melakukan proses salvage dengan membalikan badan KM Virgo Transport 8 untuk mempermudah proses pencarian terhadap korban. Diketahui, saat ini kapal tersebut dalam posisi terbalik dan mengapung di Laut Jawa.

Baca Juga:Prabowo Kritik Dinamika Geopolitik Global Kerap Jadi Instrumen Perdagangan Internasional Sebagai Alat PenekanApa Maksud Fadia Arafiq Bupati Pekalongan Nonaktif Ini Paparkan Harta Kekayaan di Persidangan?

“Apabila pencarian underwater belum bisa kita lakukan akibat cuaca, kita merencanakan untuk salvage. Yaitu kita ingin membalikkan kondisi kapal ini dan akan kita laksanakan pencarian di dalam eh kapal tersebut dan kita akan evakuasi,” kata Syafii dalam konferensi pers, Rabu.

“Baru setelah diyakinkan proses SAR ini selesai baru kapal ini akan kita tarik untuk kepentingan investigasi,” sambungnya.

0 Komentar