Dihantam Ombak Besar, Tugboat Tenggelam di Bawean: 8 ABK Sempat Terapung di Atas Tongkang Sebelum Dievakuasi

Tangkapan layar - Video sebuah tugboat TB MT20 1301 tenggelam di perairan sekitar 15 mil laut dari Pulau Bawea
Tangkapan layar - Video sebuah tugboat TB MT20 1301 tenggelam di perairan sekitar 15 mil laut dari Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur, pada Minggu (13/9). (Sumber: Facebook/@miftahulfaiz)
0 Komentar

Dalam penanganan berikutnya, KUPP Bawean terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait dan Basarnas. Kepala Basarnas kemudian mengerahkan KN SAR Permadi SAR 249 untuk membantu pencarian delapan ABK tersebut.

Kapal tersebut sebelumnya berada di wilayah Gresik untuk mendukung pencarian korban kapal Virgo Transporter 8, tetapi kemudian diarahkan untuk mencari delapan ABK TB MT20 1301. KN SAR Permadi tiba di Bawean pada Senin (14/9) sore dan selanjutnya menyisir perairan untuk menemukan tongkang yang menjadi tempat para ABK bertahan.

8 ABK Berhasil Ditemukan

Setelah terapung-apung di atas tongkang yang hanyut, keberadaan delapan ABK akhirnya diketahui pada Selasa (15/9/2026). Kepala Basarnas Surabaya Nanang Teguh mengatakan pihaknya menerima informasi sekitar pukul 14.00 WIB bahwa seluruh ABK telah berhasil diselamatkan oleh kapal SPOB BRM 400.

Baca Juga:Dokumen Rahasia Pembunuhan JFK: Misteri Lama, Operasi CIA, hingga Terselipnya Nama IndonesiaIdentitas Baru untuk Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Mulai 20 Oktober, Ini Alasan Pemerintah

Kapal tersebut kemudian melanjutkan pelayaran menuju Semarang dengan membawa kedelapan ABK. Informasi penyelamatan itu diterima ketika KN SAR Permadi masih melakukan pencarian di sekitar perairan Gresik.

Basarnas kemudian berupaya menghubungi SPOB BRM 400 yang saat itu berada sekitar 16 NM dari posisi KN SAR Permadi untuk memastikan kondisi dan keberadaan seluruh ABK.

Basarnas Surabaya juga berkoordinasi dengan Kantor SAR Semarang untuk melakukan penjemputan terhadap delapan ABK ketika kapal tersebut tiba di pelabuhan. Mereka diperkirakan tiba di Pelabuhan Semarang pada Selasa (15/9) sekitar pukul 16.00 WIB.

Meski informasi penyelamatan telah diterima, Basarnas masih melakukan konfirmasi ulang untuk memastikan seluruh delapan ABK benar-benar berada di atas SPOB BRM 400 sebelum proses evakuasi dan penanganan selanjutnya dilakukan di Semarang.

0 Komentar