PRESIDEN Republik Indonesia Prabowo Subianto melawat ke India untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-18 BRICS. Kepala Negara mendarat di Air Force Station (AFS) Palam, New Delhi, pada Jumat (11/9/2026) pukul 22.00 waktu setempat.
Kehadiran Prabowo dalam forum internasional yang berlangsung pada 12–13 September 2026 ini menandai keikutsertaan kedua kalinya sejak Indonesia resmi bergabung sebagai anggota penuh BRICS pada Januari 2025 lalu. Sebelumnya, Prabowo juga telah menghadiri KTT ke-17 BRICS di Rio de Janeiro, Brasil, pada Juli 2025.
Berdasarkan keterangan Sekretariat Presiden, partisipasi aktif Indonesia dalam forum ini merefleksikan komitmen kuat untuk mendorong terbentuknya tatanan ekonomi global yang lebih seimbang, inklusif, serta berpihak pada kepentingan negara-negara berkembang (Global South).
Baca Juga:Dokumen Rahasia Pembunuhan JFK: Misteri Lama, Operasi CIA, hingga Terselipnya Nama IndonesiaIdentitas Baru untuk Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Mulai 20 Oktober, Ini Alasan Pemerintah
“Keikutsertaan tersebut sekaligus mencerminkan komitmen Indonesia untuk mendorong terbentuknya tatanan ekonomi global yang lebih seimbang, inklusif, dan memberikan ruang yang lebih besar bagi negara-negara berkembang,” tulis rilis resmi Sekretariat Presiden.
Agenda strategis yang akan dibahas para pemimpin negara anggota dalam KTT ke-18 ini meliputi penguatan kolaborasi konkret di berbagai sektor krusial, mulai dari ketahanan pangan, transisi dan pasokan energi, pembiayaan pembangunan, hingga ekspansi perdagangan antarnegara anggota.
Didampingi Menteri Kabinet Merah Putih Dalam lawatan luar negeri kali ini, Presiden Prabowo turut didampingi oleh sejumlah menteri dan pejabat tinggi Kabinet Merah Putih, di antaranya:
- Menteri Luar Negeri Sugiono
- Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani
- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto
- Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya
Kedatangan delegasi Indonesia di New Delhi disambut langsung oleh sejumlah pejabat tinggi pemerintah India, meliputi Menteri Negara Urusan Batu Bara dan Pertambangan India Shri Satish Chandra Dubey, Komandan AFS Palam Brigjen Rishabh Mittal, serta Additional Secretary (South) Kementerian Luar Negeri India Prashant Agrawal. Jajaran Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di India turut hadir menyambut.
Setibanya di bawah tangga pesawat, prosesi penyambutan Presiden Prabowo dimeriahkan dengan jajar pasukan kehormatan serta persembahan tarian tradisional dan penampilan budaya khas India.
