Update Pencarian Kru Jurnalis di Selat Sunda: Tim SAR Perluas Area Sisir hingga Titik Krusial

Personel Basarnas memantau menggunakan teropong saat pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Sela
Personel Basarnas memantau menggunakan teropong saat pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung.
0 Komentar

RATUSAN personel gabungan Badan SAR Nasional masih berusaha mencari delapan orang terdiri dari lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang, sejak Senin (7/9/2026), perairan Selat Sunda, Banten.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten, Al Amrad, mengungkapkan 11 alutsista dikerahkan untuk menyisir enam wilayah tersebut.

“Dari semua hasil ini untuk yang kami temukan itu ada life jacket dan pelampung botol. Itu. Selebihnya dari 6 sektor ini masih nihil. Seperti itu,” ungkap Amrad dalam konferensi pers di Pos Pantai Carita, Banten, Kamis (10/9/2026).

Baca Juga:Identitas Baru untuk Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Mulai 20 Oktober, Ini Alasan PemerintahPrabowo Kritik Dinamika Geopolitik Global Kerap Jadi Instrumen Perdagangan Internasional Sebagai Alat Penekan

Ia membeberkan, luas pemantauan sektor satu kurang lebih 469 nautical mile dilakukan oleh KN SAR Basudewa dari Kantor SAR Lampung.

“KN SAR Basudewa dari Kantor SAR Lampung ini melakukan pencarian di pesisir Lampung dan dilakukan penyisiran lewat darat, ke warga-warga setempat termasuk nelayan-nelayan setempat, dan melakukan Kapal Basudewa untuk melakukan penyisiran di lingkup Sektor 1 tersebut,” ucapnya.

Sementara sektor dua, penyisiran dilakukan dalam luas area pencarian kurang lebih 436 nautical mile dengan menggunakan KP Sanjaya dan KRI Kerambit. Untuk KP Sanjaya sendiri melaksanakan pencarian dari Dermaga Pelindo, ke arah Gunung Anak Krakatau.

Lalu dilanjutkan menuju area pencairan yang berada di sebelah barat Gunung Anak Krakatau. Sedangkan KRI Kerambit melaksanakan pencarian dari Dermaga Indah menuju area pencairan yang berada di sebelah barat laut Gunung Anak Krakatau.

“Untuk sektor tiga sendiri dengan luas area 494 nautical mile, ini kita menggerakkan dua SRU. Yang pertama KN SAR Tetuka dari Kantor SAR Banten, yang kedua KRI Leuser dari Angkatan Laut,” ucapnya.

Ia bilang, KN SAR Tetuka melaksanakan pencarian dari Dermaga Pelindo Ciwandan ke arah Gunung Anak Krakatau dan menuju area pencarian yang berada di sebelah barat daya Gunung Anak Krakatau.

“Sedangkan untuk KRI Leuser sendiri melaksanakan pencarian sesuai dengan search area yang berada di sebelah barat daya Gunung Anak Krakatau,” ungkapnya.

Baca Juga:Apa Maksud Fadia Arafiq Bupati Pekalongan Nonaktif Ini Paparkan Harta Kekayaan di Persidangan?Heboh Video Budi Arie Bicara Percepatan Pemilu di Depan Jokowi, Projo Buka Suara

Lalu untuk sektor empat penyisiran luas area kurang lebih 346 nautical mile dan melibatkan KRI Lepu, KAL Pahawang, dan RIB Lampung 02. Terdapat tiga alutsista yang mereka libatkan.

0 Komentar