Update Pencarian Kru Jurnalis di Selat Sunda: Tim SAR Perluas Area Sisir hingga Titik Krusial

Personel Basarnas memantau menggunakan teropong saat pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Sela
Personel Basarnas memantau menggunakan teropong saat pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung.
0 Komentar

“Untuk KRI Lepu sendiri melaksanakan pencarian di Sektor D sesuai dengan search area yang berada di sebelah utara Anak Gunung Krakatau,” ucapnya.

Sementara sektor lima kurang lebih 364 nautical mile dengan menggunakan RIB 02 Banten. Pihaknya juga melibatkan tambahan dari dua longboat perahu dari nelayan yang melakukan pencarian bersama-sama dengan RIB 02.

“Melakukan penyisiran di Pulau Rakata dan Pulau Panjang, dan Pulau Panjang. Dan mereka setelah itu melakukan penyisiran kembali di sekitaran Ujung Kulon, di sekitaran Ujung Kulon,” jelasnya.

Baca Juga:Identitas Baru untuk Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Mulai 20 Oktober, Ini Alasan PemerintahPrabowo Kritik Dinamika Geopolitik Global Kerap Jadi Instrumen Perdagangan Internasional Sebagai Alat Penekan

Untuk sektor terakhir, sektor enam, luas area kurang lebih 374 nautical mile dengan menggunakan KAL Anyer dan RBB Pulau Peucang dari TNI AL.

“KAL Anyer sendiri melaksanakan pencarian sesuai dengan search area pada sebelah tenggara, sebelah tenggara di sekitaran posisi kita itu sebelah tenggara dari Anak Krakatau,” ujarnya.

Keluarga Minta Sisir Area Pulau Sertung

Istri dari jurnalis ANTARA, Bagus Khoirunnas, Desi Purnamasari meminta tim pencarian segera melakukan penyisiran di Pulau Sertung. Hal ini berdasarkan kontak terakhir salah satu awak kapal di sekitar wilayah tersebut.

“Saya juga dari kemarin sudah meminta untuk pencarian udara, dan sekarang sudah dilakukan pencarian udara. Dan harapannya tentu yang terbaik,” ucap Desi kepada wartawan di Posko Pantai Carita, Banten, Kamis (11/9/2026).

Ia mengharapkan ada titik terang sepanjang proses pencarian tersebut. Melihat personel yang dikerahkan tim gabungan, kendati masih mendapatkan hasil nihil, Desi masih memiliki harapan para jurnalis dan awak kapal dapat ditemukan selamat.

“Tentunya sangat ada harapan besar dari saya dan keluarga teman-teman yang lain juga, semuanya bisa ditemukan dalam keadaan sehat walafiat,” imbuhnya.

Ia juga meminta wilayah Sertung bisa segera dilakukan penyisiran oleh Basarnas. Terlebih, hingga saat ini belum ada personel yang dikerahkan menuju lokasi tersebut.

Baca Juga:Apa Maksud Fadia Arafiq Bupati Pekalongan Nonaktif Ini Paparkan Harta Kekayaan di Persidangan?Heboh Video Budi Arie Bicara Percepatan Pemilu di Depan Jokowi, Projo Buka Suara

“Itu emang untuk wilayah Sertung belum bisa. Tadi laporannya belum bisa tersentuh kalau dari Basarnas ya. Tapi saya juga dapat informasi dari teman-teman nelayan sih, sudah ada yang bisa ke situ,” ucapnya.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Basarnas Banten, Al Amrad. Situasi di wilayah Sertung masih tidak memungkinkan untuk menerjunkan personel gabungan ke pulau tersebut.

0 Komentar