Ketentuan itu kemudian dipersoalkan sejumlah peserta Muktamar karena dinilai dapat menghambat pencalonan salah satu kandidat ketua umum yang sebelumnya diketahui pernah mengabdi di partai politik.
Sekitar pukul 13.30, sejumlah massa yang mengaku sebagai pendukung Gus Yusuf tampak berusaha masuk ke arena utama Muktamar. Mereka memprotes keputusan pimpinan sidang yang mengesahkan klausul tersebut.
Ba’da Ashar, massa itu pun membubarkan diri secara tertib. Bahkan, sejumlah santri yang mengikuti aksi tersebut tampak bersalaman dengan petugas keamanan sebelum meninggalkan lokasi. Mereka meminta maaf atas kericuhan yang terjadi.
