Ada pula yang menyoroti biaya perumahan sebagai faktor utama di balik penurunan angka kelahiran.
“Satu-satunya masalah di sini adalah biaya perumahan. Saat biaya perumahan naik, angka kelahiran pun turun,” pendapat seorang warganet.
“Peradaban tidak runtuh karena kehabisan penduduk. Peradaban mulai runtuh ketika memiliki anak menjadi tindakan yang tidak rasional secara ekonomi,” timpal yang lain. Demikian melansir AsiaOne.
