MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan posisi duduk Presiden Prabowo Subianto yang bersebelahan dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi saat menyaksikan rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8).
Prasetyo mengatakan sejumlah mantan presiden tdiundang dalam peringatan kemerdekaan tahun ini. Namun, hanya Jokowi yang berkesempatan hadir, sementara Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berhalangan hadir.
Menurut Prasetyo, perubahan posisi tempat duduk dilakukan terutama ketika Presiden Prabowo menyaksikan demonstrasi udara dan pertunjukan kesenian. Prabowo disebut meminta agar posisi tempat duduk disesuaikan sehingga beberapa tamu dapat berada lebih dekat ke bagian depan.
Baca Juga:Korban Tewas Gempa M 7,4 Kolombia Kini 111 Orang 1.575 Rumah RusakPemkab Cirebon Resmikan Fasilitas KDKMP: 116 Koperasi Desa Siap Beroperasi Gerakkan Ekonomi Kerakyatan
“Situasional itu kita sesuaikan, cuma juga tadi karena keterbatasan juga tidak bisa semuanya berada di depan gitu tapi tidak mengurangi rasa hormat kami sebagai panitia,” ujar Prasetyo di Istana Merdeka.
Ia menjelaskan, penyesuaian tersebut bukan sesuatu yang telah ditetapkan secara kaku sejak awal, melainkan mengikuti kondisi selama rangkaian acara berlangsung.
Prasetyo juga menegaskan bahwa kehadiran para mantan presiden tetap mendapatkan penghormatan dari panitia. Posisi duduk yang berubah selama acara tidak dimaksudkan untuk mengurangi penghormatan kepada tamu negara yang hadir.
“Kan memang kebetulan beberapa presiden terdahulu yang berkesempatan hadir memang pak Joko Widodo, ibu megawati dan pak SBY berhalangan hadir,” katanya.
Ia menambahkan, Prabowo sebagai Presiden juga tetap memberikan penghormatan kepada para pemimpin terdahulu yang hadir dalam momentum peringatan kemerdekaan tersebut.
