Pernyataan itu muncul setelah Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa Presiden Lee Jae Myung pernah meminta bantuan agar dapat berkunjung ke Korea Utara untuk membuka kembali komunikasi. Cho menyatakan dirinya belum mengetahui detail mengenai pernyataan tersebut.
Di sisi lain, Pemerintah Korea Selatan berencana melanjutkan kembali proyek pemulihan jalur kereta api yang suatu hari dapat menghubungkan wilayahnya dengan Kota Wonsan di Korea Utara.
Kementerian Unifikasi Korea Selatan pada Rabu mengumumkan bahwa pemerintah akan memulai kembali pekerjaan restorasi pada bagian jalur Gyeongwon Line yang terputus di dekat Zona Demiliterisasi (DMZ), kawasan perbatasan yang memisahkan kedua Korea.
Baca Juga:Kebakaran Rumah di Cirebon, Ayah dan Bayi Laki-laki Usia 6 Bulan Ditemukan TewasKasus Kematian Sutrimo: Fakta, Dugaan Kepala Urusan Rumah Tangga Febrie, dan Perkembangan Penyelidikan
Proyek ini sebenarnya sudah dimulai pada 2015, namun dihentikan setahun kemudian akibat meningkatnya ketegangan hubungan antar-Korea setelah Korea Utara melakukan serangkaian uji coba nuklir dan rudal.
Jika hubungan kedua negara membaik di masa depan, jalur tersebut berpotensi diperpanjang hingga mencapai Wonsan, kota pelabuhan di pesisir timur Korea Utara.
Pemerintah Korea Selatan mengatakan proyek ini tidak hanya bertujuan memperbaiki infrastruktur transportasi, tetapi juga membuka akses menuju kawasan wisata alam dan perdamaian di sekitar DMZ serta mendorong aktivitas ekonomi di wilayah perbatasan.
