“Itu sudah kita persiapkan lama. Cuma, waktunya kan enggak pas lama. Nanti ada waktunya aku jelasin, detailnya. Jadi, belajar kayak beberapa negara itu punya lembaga-lembaga pendidikan yang emang khusus itu mempersiapkan calon-calon pemimpin,” papar Prasetyo.
Walaupun kurikulum resminya belum diumumkan, pemerintah menjelaskan bahwa pendidikan di URI akan menitikberatkan pada pembentukan kepemimpinan, administrasi pemerintahan, etika, integritas, serta wawasan kebangsaan.
Dengan demikian, lulusan URI diharapkan mampu menjalankan tugas pemerintahan secara profesional sekaligus memiliki komitmen yang kuat terhadap kepentingan nasional.
Baca Juga:Prabowo ke TNI, Polri, dan Jaksa: Bintangmu dari Uang Rakyat!Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut Muncul
“Sehingga diharapkan semua memiliki kemampuan secara teknis maupun yang paling penting itu wawasan kebangsaan. Kita ini semua menjalankan amanah untuk kepentingan kebangsaan dan negara,” terang Mensesneg lagi.
URI Akan Berhubungan dengan Sekolah Unggul Garuda
Menurut Gubernur URI Donny Ermawan Taufanto, pemerintah akan menghubungkan program Sekolah Unggul Garuda, Universitas Republik Indonesia, dan Lembaga Administrasi Negara (LAN) dalam satu ekosistem pendidikan.
Sekolah Unggul Garuda akan menjadi tempat pembinaan siswa berprestasi di tingkat pendidikan menengah, URI akan melanjutkan pembentukan calon pemimpin di jenjang pendidikan tinggi, sedangkan LAN akan memperkuat pembinaan aparatur pemerintah dan ke depan juga mencakup pegawai BUMN.
Dengan sistem tersebut, pemerintah berharap proses pembentukan pemimpin dapat dilakukan secara berkesinambungan, mulai dari usia sekolah hingga memasuki dunia pemerintahan atau perusahaan milik negara.
“Jadi, kita sudah dengar bahwa saat ini ada namanya Sekolah Unggulan Garuda, baik yang baru ataupun yang transformasi. Kemudian beliau juga akan mendirikan 10 Universitas Republik Indonesia. Kemudian yang berikutnya, yang ketiga adalah mengintegrasikan juga adalah Lembaga Administrasi Negara. Ini semua adalah terkait dengan pendidikan, pembinaan, penyiapan sumber daya manusia untuk ke depan. Baik untuk pemerintahan ataupun untuk BUMN,” jelas Donny.
Sebagai bagian dari penguatan kelembagaan tersebut, pemerintah juga berencana membentuk Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan yang berada di bawah kewenangan Gubernur URI.
“Ini nanti akan ada tiga institusi, yang pertama adalah Badan Pengelola Sekolah Unggulan, yang kedua adalah Badan Pengelola Perguruan Tinggi, dan yang ketiga adalah Lembaga Administrasi Negara,” rincinya.
