Catur: Dari Ruang Raja ke Lapak Tukang Becak

Ilustrasi Catur
Ilustrasi Catur
0 Komentar

Perjalanan catur dari ruang raja di India, menjadi instrumen propaganda di Soviet, hingga menjadi teman setia di pangkalan becak Indonesia, menunjukkan satu hal: catur adalah bahasa universal. Di Indonesia, ia mungkin kehilangan kemegahan simbolis sang raja, tetapi justru menemukan denyut nadinya yang paling hidup. Ia menjadi hiburan sekaligus ruang perlawanan kecil terhadap kerasnya realitas. Di papan catur yang sederhana, setiap orang memiliki peluang yang sama untuk melakukan skakmat.

Penulis: wartawan senior tinggal di Cirebon, DA Setiawan

0 Komentar