“Tersangka adalah seorang anak. Kendaraan telah dibawa untuk pemeriksaan forensik untuk menentukan penyebabnya,” tutur Thaiphutsa.
Menurut Thaiputsa, informasi awal menyebut bocah tersebut merupakan anak berkebutuhan khusus. Namun, belum ada detail lebih lanjut terkait hal ini.
Berdasarkan penyelidikan awal pihak kepolisian, bocah itu sedang sendirian di rumah pada hari insiden terjadi. Sang anak disebut sedang tidak berangkat sekolah karena sakit.
Baca Juga:Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut MunculAmanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 Juni
Ia kemudian mengemudikan mobil tanpa izin dan insiden terjadi. Wali anak tersebut sempat menyadari mobilnya hilang ketika kembali ke rumah dan segera memberitahu polisi, namun hal itu sudah terlambat.
Gubernur Provinsi Mukdahan Worayan Bunnarat menyebut bahwa insiden ini mesti dijadikan pelajaran bagi publik. Menurutnya, masyarakat perlu terlibat aktif dalam “pencegahan kecelakaan lalu lintas”.
“Saya pikir semua pihak yang terlibat, terutama orang tua, perlu membantu, karena tidak ada yang menginginkan hal seperti ini terjadi,” kata Bunnarat.
