Terungkap Identitas Pilot Pesawat Perintis Milik Maskapai AMA Dibakar KKB di Papua Pegunungan: WNA

Pesawat AMA diduga dibakar KKB di Yahukimo. (Dok. Istimewa)
Pesawat AMA diduga dibakar KKB di Yahukimo. (Dok. Istimewa)
0 Komentar

Di Mills Air, Gosselin mengoperasikan sejumlah pesawat tertentu seperti towed banners dan pesawat terjun payung. Karier ini kemudian membuatnya makin mendalami karier sebagai pesawat khusus.

Masih di tahun 2018, Gosselin juga menjadi pilot untuk Skydive Virgin Islands. Ia menjadi pilot pesawat pembawa penerjun payung dengan area operasional di Virgin Islands, AS.

Setelah itu, pada 2019, barulah Gosselin menjadi pilot pesawat transportasi penumpang sipil. Pada tahun tersebut, ia tercatat sebagai pilot untuk maskapai Grant Aviation dan mengoperasikan berbagai pesawat dengan rute terbang di sekitar Alaska.

Baca Juga:Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut MunculAmanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 Juni

Kariernya di Grant Aviation berlangsung cukup lama. Ia menjadi pilot di Alaska selama lima tahun.

Kemudian pada 2024, ia berpindah maskapai. Kali ini, Gosselin menjadi pilot untuk Associated Mission Aviation (AMA).

Inilah perubahan karier Gosselin yang cukup signifikan. Pasalnya, ia bekerja untuk mengoperasikan pesawat di Indonesia, tepatnya di Papua.

Gosselin lantas menempuh jarak 14.500 km dari tempat kelahirannya, menuju Papua. Sejak itu, ia menetap di sana.

Namun, Papua sayangnya menjadi akhir perjalanan bagi Gosselin. Ia dinyatakan meninggal dunia pada Kamis karena insiden pembakaran pesawat yang terjadi di Papua Pegunungan oleh KKB.

Dalam halaman profil di LinkedIn miliknya, menuliskan prinsip ketika bekerja. Mendiang pilot itu menggambarkan dirinya sebagai pribadi yang selalu menantikan tantangan dan mau terus belajar.

“Selalu mencari tantangan baru, selalu belajar,” tulis Gosselin dalam halaman LinkedIn miliknya.

0 Komentar