Tiga pria yang diduga sebagai komplotan ditangkap di Banten
Setelah menetapkan istri korban sebagai tersangka, polisi kembali menangkap tiga pria yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Ketiganya ditangkap di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Dengan penangkapan tersebut, jumlah orang yang telah diamankan dalam kasus pembunuhan ini menjadi empat orang. Namun, polisi belum mengungkap secara rinci peran masing-masing tersangka karena pemeriksaan masih berlangsung.
Istri korban sempat meminta warga agar tidak melapor ke polisi
Sebelum kasus ini terungkap sebagai pembunuhan, Yanti diduga meminta kepada tetangga dan Ketua RT agar kematian suaminya tidak dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Baca Juga:Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut MunculAmanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 Juni
Ia meminta jenazah korban segera dimandikan dan dimakamkan dengan alasan proses hukum akan menjadi panjang apabila polisi mengetahui kejadian tersebut. Sikap tersebut kemudian menjadi salah satu hal yang memunculkan kecurigaan warga.
Ketua RT setempat yang melihat kondisi korban menyatakan terdapat memar di kepala serta darah keluar dari telinga korban. Luka-luka tersebut dinilai tidak lazim apabila korban meninggal karena sebab alami, sehingga warga menduga kuat telah terjadi tindak kekerasan.
Laporan kehilangan sepeda motor memunculkan kejanggalan
Awalnya, istri korban hanya menyampaikan bahwa sepeda motor milik suaminya hilang. Namun, warga kemudian melaporkan kehilangan tersebut kepada polisi tanpa sepengetahuan Yanti.
Saat penyelidikan berlangsung, polisi menemukan sejumlah kejanggalan, termasuk kondisi garasi yang masih terkunci. Alhasil dugaan pencurian kendaraan dinilai sebagai upaya mengalihkan perhatian atau merekayasa keadaan.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, tidak terdengar suara gaduh maupun pertengkaran dari rumah korban sebelum jasadnya ditemukan. Korban diketahui tinggal hanya berdua dengan istrinya, sementara kedua anaknya tinggal di luar daerah yaitu di Kalimantan dan Temanggung.
Polisi melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi dan rekaman CCTV
Sejak awal penanganan perkara, penyidik memeriksa sejumlah saksi, melakukan olah tempat kejadian perkara, serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi.
Hasil penyelidikan tersebut akhirnya mengarah pada dugaan pembunuhan berencana. Polisi mengungkap keterlibatan istri korban beserta tiga pria lain yang diduga menjadi pelaku eksekusi.
