Nola Dya Sari (Satdik C Kalimantan)
Pada 26 Juni 2026, almarhumah mengeluh sesak napas dan badan terasa panas. Ia dirujuk ke RSUD Abdul Aziz Singkawang. Saat penanganan medis, almarhumah mengalami henti jantung dan tidak dapat diselamatkan. Pukul 21.03 WIB, almarhumah dinyatakan meninggal dunia.
Terkait insiden ini, Kemhan memastikan telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek kesehatan, dan pengawasan medis.
Evaluasi juga dilakukan terhadap profiling kesehatan peserta, penyesuaian intensitas kegiatan, serta sistem rujukan rumah sakit.
Baca Juga:Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut MunculAmanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 Juni
“Atas arahan Menteri Pertahanan, penguatan aspek kesehatan peserta menjadi perhatian utama. Penyelenggara melakukan profiling kesehatan lanjutan, pemeriksaan berkala bagi peserta yang memiliki faktor risiko, penyesuaian intensitas kegiatan sesuai kondisi peserta, serta penguatan pengawasan medis di satuan pendidikan,” jelas Ketut.
