BABAK baru mewarnai pengusutan kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis(MBG). Pengacara senior Elza Syarief secara mengejutkan memilih angkat kaki dan resmi mundur dari tim kuasa hukum mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya.
Elza membeberkan alasannya mundur dipicu oleh penetapan tersangka terhadap orang dekat Sony, yakni Asep Yusuf Somantri (AYS) oleh Kejaksaan Agung.
Setelah penetapan tersebut, Elza mengaku mencium gelagat tidak beres dan mulai meragukan integritas serta kejujuran kliennya sendiri.
Baca Juga:Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut MunculAmanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 Juni
“Pak Sony tidak jujur. Sebelum bersumpah, seolah-olah bersih, tapi saya mendapat informasi dari beberapa orang, terutama Asep, bahwa beliau menerima uang dari Asep secara rutin,” ungkap Elza kepada wartawan, Selasa (16/6/2026).
Pengakuan mengejutkan soal adanya setoran rutin dari AYS ke kantong Sony itulah yang seketika meruntuhkan kepercayaan Elza. Baginya, komitmen kejujuran di awal sudah tercoreng oleh informasi aliran dana haram tersebut.
Tak hanya soal dugaan kebohongan, Elza mengaku gerah karena ruang geraknya dalam mendampingi sang klien terus dihambat. Ia mengeluhkan betapa rumitnya akses untuk bertatap muka langsung dengan Sony, padahal ia butuh menggali kronologi kasus secara mendalam.
“Saya dipersulit untuk ketemu Pak SS untuk tahu cerita detail,” cetusnya.
Merasa ruang kerjanya dibatasi dan dihantui rasa ketidaknyamanan, advokat kondang ini emoh ambil pusing. Ketimbang didepak di tengah jalan, Elza memilih mengambil langkah seribu untuk meletakkan kuasanya secara jantan.
Aksi mundur ini diakuinya sudah bulat dan resmi berlaku terhitung sejak awal pekan ini, setelah ia memendam rasa tidak nyaman selama berhari-hari.
“Sejak tanggal 15 Juni, setelah saya dipersulit bertemu klien dan sudah merasa tidak nyaman sejak tanggal 12 Juni 2026,” pungkas Elza.
