Di sisi lain, pemerintahan Trump terus mendesak Taiwan untuk meningkatkan anggaran pertahanan hingga 3 persen dari PDB pada tahun 2026 dan 5 persen pada tahun 2030. Pada Mei lalu, legislatif Taiwan akhirnya menyetujui paket pertahanan senilai £18,5 miliar atau sekitar Rp445 triliun, meskipun angka tersebut lebih rendah dari usulan awal Partai Progresif Demokratik yang berkuasa.
Hingga akhir tahun 2026, Taiwan diperkirakan akan menerima tambahan 18 sistem HIMARS lagi, melengkapi batch pertama sebanyak 11 unit yang tiba pada akhir 2024. Penguatan alutsista ini menjadi krusial di tengah meningkatnya ketegangan di Selat Taiwan.
