Abu Janda Singgung Sumbar dan Jabar, KDM Tegaskan Warga Jabar Toleran

Abu Janda (Foto: Instagram/Permadi Arya)
Abu Janda (Foto: Instagram/Permadi Arya)
0 Komentar

Polda Jawa Barat mengungkapkan belum menerima laporan pengaduan dari masyarakat terkait pernyataan Abu Janda yang diduga menyebut Jawa Barat dan Sumatra Barat ‘barbar’ dalam sebuah rekaman video. Namun begitu, pihaknya tetap memantau perkembangan di lapangan.

“Sampai saat ini belum ada (laporan),” ucap Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan, Senin (1/6/2026). Ia mengatakan, Polda Jabar tetap memantau perkembangan di lapangan. Termasuk pergerakan organisasi Islam di Jawa Barat yang hendak melaporkan.

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minangkabau (DPP IKM) melaporkan pegiat media sosial (medsos) Permadi Arya alias Abu Janda terkait ucapan yang menyebut Sumatera Barat ‘barbar’. “Ya benar (kita laporkan),” kata Sekretaris Jenderal IKM Braditi Moulevey saat dihubungi di Kota Padang, Rabu (27/5/2026).

Baca Juga:Amanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 JuniDraft Tak Resmi Rancangan Kesepakatan Iran-Amerika Serikat Bocor, Teheran Disebut Dapat Kendali Selat Hormuz

Braditi menjelaskan, laporan itu dibuat setelah sebelumnya pengurus IKM bersama masyarakat Minangkabau, baik di ranah maupun di rantau merasa terganggu atas ucapan Abu Janda. Menurut dia, ucapan Abu Janda di sebuah gereja di Amerika Serikat (AS) itu diduga mengarah pada ujaran kebencian.

Dari beberapa potongan video yang beredar, Abu Janda diduga menyebut Jawa Barat hingga Sumatera Barat “barbar”. Sebelum menempuh jalur hukum, kata Braditi, DPP IKM terlebih dahulu membahas secara internal dengan departemen hukum organisasi Minangkabau tersebut.

Dari pembahasan internal itu, kata dia, IKM mendapatkan video lengkap pernyataan Abu Janda yang diduga mengarah pada ujaran kebencian. Selanjutnya, IKM melaporkan yang bersangkutan ke Bareskrim Polri.

“Kami sudah mengantongi bukti video yang berdurasi sekitar sembilan menit dari salah satu akun media sosial tanpa ada potongan. Nah, narasi bilang ‘barbar’ itu berada di tengah, di menit-menit di tengah,” ujar Braditi.

0 Komentar