Draft Tak Resmi Rancangan Kesepakatan Iran-Amerika Serikat Bocor, Teheran Disebut Dapat Kendali Selat Hormuz

Ilustrasi aktivitas kapal tanker di Selat Hormuz [Unsplash/Hisham]
Ilustrasi aktivitas kapal tanker di Selat Hormuz [Unsplash/Hisham]
0 Komentar

Kantor berita semi-resmi Tasnim sebelumnya melaporkan Iran menuntut pencairan USD12 miliar aset beku sebagai bagian dari potensi kesepakatan dengan AS, serta tambahan USD12 miliar lainnya dalam waktu 60 hari setelah penandatanganan perjanjian.

Ketegangan di Timur Tengah meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada akhir Februari lalu. Teheran kemudian membalas dengan menyerang Israel dan sekutu AS di kawasan Teluk serta menutup Selat Hormuz.

Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, namun pembicaraan lanjutan di Islamabad belum menghasilkan kesepakatan permanen. Presiden AS Donald Trump kemudian memperpanjang gencatan senjata tanpa batas waktu.

Baca Juga:Menkeu Amerika Serikat Umumkan Rampas Aset Kripto Iran Senilai Rp17,8 TriliunPulau Katang di Kepri Viral Dijual Rp65 Miliar, Pemerintah Buka Suara

Iran dan AS kini masih terus bertukar proposal dan kontra-proposal untuk melanjutkan perundingan langsung dan mengakhiri konflik.

0 Komentar