Mereka juga mencatat skor stres, depresi, dan impulsivitas lebih rendah pada orang yang rutin minum kopi. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa kopi mungkin memengaruhi kondisi mental lewat koneksi antara usus dan otak, yang belakangan semakin banyak menjadi sorotan dalam dunia kesehatan.
Meski begitu, seperti banyak hal dalam pola hidup sehat, kuncinya tetap soal keseimbangan. Dua hingga tiga cangkir kopi mungkin bisa memberi manfaat, tetapi terlalu banyak bisa berpotensi membuat tubuh dan pikiran makin kewalahan, belum lagi risiko asam lambung.
