GRIB Jaya Klarifikasi Insiden Penggerudukan Rumah Penulis Ahmad Bahar

Rumah penulis buku, Ahmad Bahar, yang berlokasi di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat, didatangi oleh belasa
Rumah penulis buku, Ahmad Bahar, yang berlokasi di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat, didatangi oleh belasan orang yang mengaku anggota ormas GRIB Jaya pada Minggu (17/5/2026) lalu.(Foto: Dokumentasi pribadi keluarga Ahmad Bahar)
0 Komentar

Marcel mengaku pihaknya menyayangkan langkah Ahmad Bahar justru memilih melarikan diri, mematikan telepon genggam, dan tidak bertanggung jawab.

“Ia justru mengutus putrinya untuk datang ke kantor DPP, bahkan sang anak sendiri mengaku kehilangan kontak dan tidak bisa menghubungi keberadaan ayahnya saat berada di kantor kami. Pihak-pihak terkait seharusnya sadar diri atas provokasi yang mereka mulai di media sosial, dan tidak bersembunyi di balik narasi seolah-olah menjadi korban (play victim),” tutur dia.

Permintaan maaf

Lebih lanjut, Marcel mengatakan Hercules selaku Ketua Umum GRIB Jaya telah menerima permintaan maaf dari Ahmad Bahar.

Baca Juga:Luhut Minta Maaf ke Investor di Singapura soal Risiko Ekonomi RIFatah Pilih Komite Baru, Nama Marwan Barghouti hingga Yasser Abbas Mencuat

Hercules, kata dia, juga menginstruksikan seluruh anggota di Indonesia untuk tetap tenang, menjaga kondusivitas serta tidak melakukan aksi main hakim sendiri karena kita berada di negara hukum.

“Namun demikian, DPP GRIB Jaya mengingatkan bahwa kebebasan berpendapat bukan berarti bebas menghina, memfitnah, atau menyerang privasi orang lain (doxing). Pintu maaf secara personal tidak menghapus konsekuensi hukum,” tutur Marcel.

“DPP GRIB Jaya memastikan bahwa seluruh persoalan ini-baik konten provokasi maupun jaringan pelaku doxing-akan tetap dikawal secara tegas melalui mekanisme hukum formal di Kepolisian Republik Indonesia demi memberikan edukasi publik dan efek jera,” sambungnya.

Sebelumnya, rumah Ahmad Bahar di Cimanggis dilaporkan digeruduk massa dari GRIB Jaya pada akhir pekan lalu.

Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi mengatakan peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Cimanggis melalui call center 110.

Made mengungkapkan aksi penggerudukam itu dipicu konten yang dibuat Ahmad Bahar. Konten itu membuat Hercules Rosario Marshal selaku Ketua Umum GRIB Jaya merasa dirugikan.

“Terkait konten yang di keluarga Bapak Ahmad Bahar yang merugikan Saudara Hercules yang menurut keterangan Bapak Ahmad Bahar handphone kena hacker,” ucap Made.

Baca Juga:SMAN 1 Pontianak Tolak Tanding Ulang LCC 4 Pilar MPR di KalbarBoeing KC-135 Stratotanker 'Pom Bensin Terbang' Militer AS Hilang Sinyal di Teluk Arab

Made menyebut permasalahan tersebut juga telah diselesaikan secara kekeluargaan. Dalam musyawarah yang digelar di Polres Metro Depok pada Minggu malam, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai.

“Semalam sudah dibuat surat kesepakatan pernyataan bersama untuk berdamai di Polres Metro Depok,” kata dia.

0 Komentar