Pada Rabu, Ben-Gvir membagikan video dirinya melecehkan aktivis armada yang ditahan di Ashdod, yang langsung memicu kecaman baik secara internasional maupun dari pejabat Israel, dan menyebabkan beberapa negara, termasuk Spanyol, memanggil kuasa usaha Israel mereka.
Diplomat utama UE, Kaja Kallas, juga mengecam video yang menunjukkan Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Israel Itamar Ben-Gvir mengejek para aktivis ketika mereka dipaksa berlutut di lantai dengan tangan terikat di belakang punggung.
Kondisi para peserta Global Sumud Flotilla yang diculik Israel setibanya di Pelabuhan Ashdod, Rabu (20/5/2026).
Baca Juga:Fatah Pilih Komite Baru, Nama Marwan Barghouti hingga Yasser Abbas MencuatSMAN 1 Pontianak Tolak Tanding Ulang LCC 4 Pilar MPR di Kalbar
Kallas menggambarkan perlakuan terhadap para aktivis yang diculik sebagai tindakan yang “merendahkan dan salah” dan mengatakan bahwa tindakan Ben-Gvir “tidak pantas bagi siapa pun yang memegang jabatan di negara demokrasi”.
Beberapa negara – termasuk Italia, Perancis, Belanda, dan Kanada – telah memanggil duta besar Israel ke ibu kota mereka untuk menyatakan “kemarahan” atas perlakuan Israel terhadap aktivis armada Gaza.
