Iran dan AS Masih Bertukar Pesan untuk Negosiasi
Di sisi lain, Iran menyatakan bahwa komunikasi tak langsung dengan AS masih terus terjadi via Pakistan. Kantor berita Nour News yang berafiliasi dengan Kantor Pemimpin Tertinggi Iran melaporkan hal itu pada Rabu.
Kantor berita itu menyitir pernyataan juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, yang menyebut bahwa proses negosiasi tak langsung, masih berjalan. Pertukaran pesan masih dilakukan melalui Pakistan.
“Berdasarkan teks 14 poin awal Iran, pesan telah dipertukarkan beberapa kali, dan kami telah menerima pandangan pihak Amerika dan saat ini sedang meninjaunya,” kata Baqaei.
Baca Juga:Fatah Pilih Komite Baru, Nama Marwan Barghouti hingga Yasser Abbas MencuatSMAN 1 Pontianak Tolak Tanding Ulang LCC 4 Pilar MPR di Kalbar
Kepala Angkatan Darat Pakistan Asim Munir juga dijadwalkan bertolak ke Teheran pada Kamis (21/5) guna melakukan mediasi antara Iran dengan AS. Jadwal kunjungan ini dilaporkan kantor berita ISNA Iran.
Meski begitu, belum jelas sampai mana pembicaraan yang kini sedang berlangsung. Trump telah menyebut bahwa kemajuan telah terjadi, namun baik AS maupun Iran tak tampak telah melonggarkan masing-masing tuntutan mereka untuk mencapai perdamaian.
Iran dilaporkan masih bersikeras terkait isu seputar program nuklirnya dan aset-aset yang dibekukan milik mereka. Sementara Trump juga tak tampak telah mengendurkan tuntutan terkait isu tersebut.
