Kehadiran KDKMP, menurut dia, akan menjadi solusi konkret karena koperasi nantinya memiliki sarana distribusi sendiri. “Sekarang koperasi punya truk sendiri, punya pick up sendiri, dia tidak akan tergantung mana pun. Dia akan mengantar hasilnya panen dia ke tempat yang dia kehendaki, ke pasarnya yang dikehendaki,” jelas Prabowo.
Selain menyediakan sembako dan pupuk bersubsidi, KDKMP juga berkembang menjadi pusat layanan ekonomi masyarakat desa. Koperasi akan menjadi penyalur gas, layanan kredit murah, distribusi bantuan pemerintah, hingga apotek dengan harga obat yang terjangkau. “Obat yang kita tekan sehingga semurah-murahnya bisa dicapai oleh rakyat di seluruh Indonesia,” tutur Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, kata Prabowo, pemerintah menargetkan percepatan pembangunan koperasi secara besar-besaran. Setelah meresmikan 1.000 koperasi, sambung dia, pemerintah menargetkan peresmian koperasi hingga puluhan ribu pada Agustus mendatang.
Baca Juga:SMAN 1 Pontianak Tolak Tanding Ulang LCC 4 Pilar MPR di KalbarBoeing KC-135 Stratotanker 'Pom Bensin Terbang' Militer AS Hilang Sinyal di Teluk Arab
“Dari 1.000 ini, dilaporkan kepada saya bahwa pada bulan Agustus kita akan lompat meresmikan 30 ribu koperasi. Kalau umpamanya tidak sampai 30 ribu, kalau hanya sampai 20 ribu, saya katakan 20 ribu ini juga adalah prestasi yang saya kira jarang bisa diketemukan di negara lain,” kata Prabowo.
