KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut kenaikan pangkat Kapolda Metro Jaya menjadi jenderal bintang tiga atau Komisaris Jenderal (Komjen) merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden RI Prabowo Subianto.
Bukan cuma Kapolda Metro Jaya, Listyo mengatakan Pangdam Jaya pun kini sudah diemban perwira tinggi TNI AD berpangkat Letnan Jenderal yang juga berbintang tiga.
Listyo mengatakan Presiden Prabowo sebelumnya telah mengarahkan jabatan Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya di Jakarta diisi perwira tinggi berpangkat bintang tiga.
Baca Juga:SMAN 1 Pontianak Tolak Tanding Ulang LCC 4 Pilar MPR di KalbarBoeing KC-135 Stratotanker 'Pom Bensin Terbang' Militer AS Hilang Sinyal di Teluk Arab
“Tindak lanjut arahan Bapak Presiden untuk di Jakarta, Pangdam dan Kapolda bintang tiga,” kata Listyo, Jakarta, Kamis (14/5) dikutip dari Antara.
Dengan keputusan tersebut, Kapolda Metro Jaya saat ini yakni Asep Edi Suheri pun naik pangkat dari Inspektur Jenderal (Irjen) yang berbintang dua, jadi Komisaris Jenderal (Komjen) yang berbintang tiga di pundaknya.
Peningkatan pangkat Kapolda Metro Jaya jadi bintang tiga itu baru terjadi pekan ini. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengongfirmasi kenaikan pangkat tersebut.
Ia mengatakan perubahan pangkat Asep berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 38/POLRI/TAHUN 2026 tertanggal 13 Mei 2026.
“Benar untuk Kapolda Metro Jaya saat ini berpangkat Komisaris Jenderal Polisi berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 38/POLRI/TAHUN 2026 tanggal 13 Mei 2026,” ujar Budi tengah pekan ini.
Sementara itu peningkatan pangkat Pangdam Jaya terjadi pada Maret 2026 lalu. Kala itu Pangdam Jaya Deddy Suryadi naik pangkat dari Mayjen (bintang dua) jadi Letjen.
Itu membuat Pangdam Jaya satu-satunya Kodam yang dipimpin Letnan Jenderal.
Dengan demikian, kini Jakarta menjadi satu-satunya wilayah di Indonesia sejauh ini yang Polda dan Kodamnya dipimpin jenderal bintang tiga.
Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran
Asep Edi Suheri lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 16 November 1972. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 itu dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang reserse dan penegakan hukum.
Sepanjang kariernya, ia banyak menangani pengungkapan kasus siber, narkotika, hingga kejahatan lintas negara.
Sebelum menjabat Kapolda Metro Jaya pada 2025, Asep pernah menduduki sejumlah posisi strategis, mulai dari Kapolres Cirebon Kota pada 2011, Wakapolresta Bekasi Kota pada 2015, hingga Kapolresta Tangerang pada 2016.
