POLISI menyatakan penyebab anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Haerul Saleh meninggal dunia karena kebakaran. Haerul meninggal bukan karena sebab lain.
“Bahwa benar penyebab korban meninggal dunia karena kebakaran dan bukan karena sebab lain,” kata Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Ia menjelaskan telah dilakukan olah TKP penyelidikan bersama INAFIS serta Puslabfor Mabes Polri. Dalam olah TKP ditemukan barang-barang yang diduga menjadi pemicu terjadinya kebakaran.
Baca Juga:Boeing KC-135 Stratotanker 'Pom Bensin Terbang' Militer AS Hilang Sinyal di Teluk ArabSaad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik Iran
“Saat ini barang temuan dibawa Puslabfor untuk dilakukan pemeriksaan dan tentunya kita masih menunggu hasil pemeriksaan Puslabfor,” kata Joko.
Saat dikonfirmasi apa barang temuan yang diperiksa oleh Puslabfor, Joko hanya menyebutkan bentuknya berupa cairan, namun tidak menjabarkan apa cairan tersebut.
Joko juga menolak menyebutkan bahwa penyebab utama Haerul Saleh karena sesak napas. Ia meminta publik untuk menunggu hasil pemeriksaan dokter.
Sebelumnya, polisi membenarkan anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Haerul Saleh merupakan korban jiwa kebakaran rumah di Jalan Teratai VI No 07, RT03/RW02, Tanjung Barat, Jagakarsa.
Polisi menyatakan akan menyelidiki kebakaran rumah di kawasan Jagakarsa itu, yang menyebabkan korban meninggal dunia saat berada di ruang kerja lantai empat rumahnya.
“Terjadi kebakaran rumah yang mengakibatkan adanya satu korban jiwa. Dan dari kejadian ini, korbannya satu orang, inisial Bapak HS,” kata Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi kepada wartawan di Jakarta, Jumat.
Joko mengatakan saat itu korban sedang melakukan aktivitas bersama ruang kerja di dalam ruang kerja tepatnya lantai empat bangunan.
Baca Juga:Perdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan IranBagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?
Hingga kini, kepolisian masih menyiapkan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menunggu tim identifikasi dan tim Labfor dari Mabes Polri.
“Nanti kita akan lakukan penyelidikan, dan saat ini kami sedang menunggu tim identifikasi dan tim Labfor dari Mabes Polri,” ucap dia.
