Hukuman Mati 2 Mantan Menhan China Terseret Korupsi, Kepentingan Politik Xi Jinping?

Wei Fenghe (kiri), Li Shangfu (kanan)
Wei Fenghe (kiri), Li Shangfu (kanan)
0 Komentar

Pada September 2025, Tang Renjian, mantan Menteri Pertanian dan Urusan Pedesaan China, juga dijatuhi hukuman mati dalam kasus suap.

Tang dituding menerima suap berupa uang tunai dan properti senilai lebih dari 268 juta yuan atau sekitar Rp627,3 miliar. Praktik tersebut berlangsung dalam rentang jabatan panjangnya sejak 2007 hingga 2024.

Pengadilan di Changchun, Provinsi Jilin, kemudian menangguhkan hukuman mati Tang selama dua tahun, dengan pertimbangan pengakuan atas perbuatannya.

Baca Juga:Boeing KC-135 Stratotanker 'Pom Bensin Terbang' Militer AS Hilang Sinyal di Teluk ArabSaad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik Iran

Kasus lain yang sempat menghebohkan terjadi pada 23 November 2017. Seorang jenderal senior China, Zhang Yang, dilaporkan bunuh diri saat tengah diselidiki dalam kasus korupsi.

Zhang Yang, yang berusia 66 tahun, ditemukan gantung diri di rumahnya. Ia merupakan anggota Komisi Militer Pusat dan diduga terkait dengan dua perwira tinggi yang telah lebih dulu dikeluarkan dari partai.

Dalam Kongres Partai Komunis China pada Oktober, Xi Jinping kembali menegaskan tekad untuk memperkuat pemberantasan korupsi. Tercatat sekitar 1,5 juta pejabat partai telah terseret dalam kampanye tersebut, termasuk sejumlah perwira tinggi militer.

0 Komentar