WHO Umumkan Penularan Hantavirus di Kapal Pesiar MV Mondius, Perhatikan Rekomendasi Pencegahannya

Sejumlah petugas kepolisian Cape Verde berjaga saat kru kapal ambulans mengenakan setelan hazmat sebagai persi
Sejumlah petugas kepolisian Cape Verde berjaga saat kru kapal ambulans mengenakan setelan hazmat sebagai persiapan menuju kapal pesiar MV Hondius, yang tengah berhenti di lepas pantai pelabuhan Praia, ibu kota Cape Verde, pada 6 Mei 2026. (Foto: AFP via Getty Images)
0 Komentar

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan penularan hantavirus dari manusia ke manusia di sebuah kapal pesiar MV Hondius. WHO merilis rekomendasi pencegahannya. Apa saja yang perlu dilakukan?

Sebelumnya, wabah hantavirus diduga telah menjangkit para penumpang kapal pesiar mewah MV Hondius. WHO menyebut bahwa laporan terkait dugaan wabah hantavirus di MV Hondius diketahui sejak Minggu (3/5/2026).

Informasi wabah tersebut kemudian menyita perhatian publik di banyak negara lantaran tiga penumpang kapal tersebut telah tewas dengan dugaan infeksi hantavirus.

Baca Juga:Boeing KC-135 Stratotanker 'Pom Bensin Terbang' Militer AS Hilang Sinyal di Teluk ArabSaad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik Iran

Selain itu, hantavirus selama ini dikenal sebagai patogen yang menular dari hewan ke manusia. Namun, dalam kasus dugaan wabah di MV Hondius, hantavirus tampak dapat menular dari manusia ke manusia. Potensi penularan antarmanusia ini juga telah disebutkan WHO pada Selasa (4/5).

Dalam keterangan terpisah, WHO merilis rekomendasi pencegahan penularan hantavirus pada Selasa. Upaya pencegahan dinilai efektif untuk menangkal virus ini seiring belum adanya obat khusus untuk mengobati infeksi hantavirus.

WHO menyebut bahwa, sejauh ini, pemberian perawatan medis suportif dan pemantauan klinis yang ketat merupakan hal yang bisa direkomendasikan “untuk meningkatkan angka harapan hidup”.

Hantavirus sendiri merupakan kelompok patogen yang dibawa oleh hewan pengerat sebagai inang alaminya. Patogen ini relatif tidak fatal bagi hewan pengerat, namun bisa menjadi mematikan jika menginfeksi manusia.

Tergantung variannya, infeksi hantavirus dapat memicu demam berdarah dengan sindrom ginjal (HFRS) yang berpotensi menyebabkan gagal ginjal; atau sindrom paru hantavirus (HPS) yang menyerang sistem pernapasan dan kardiovaskular atau jantung.

Lantas, bagaimana cara teraman dan terbaik untuk mencegah infeksi hantavirus menurut rekomendasi WHO?

Cara Pencegahan Hantavirus

Hingga kini, pola penularan hantavirus masih diidentifikasi terjadi akibat kontak manusia dengan hewan pengerat yang terinfeksi. Kontak ini masih dianggap sebagai penyebab utama infeksi hantavirus pada manusia.

Baca Juga:Perdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan IranBagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?

WHO menjelaskan bahwa kontak antara manusia dan hewan terkontaminasi itu meliputi kontak manusia dengan urin, kotoran, atau air liur hewan pengerat yang terinfeksi. Selain itu, ada peluang penularan melalui gigitan hewan terkontaminasi, walaupun hal ini dikategorikan jarang terjadi.

0 Komentar