KECELAKAAN bus ALS versus truk tangki hingga terbakar yang mengakibatkan 16 orang meninggal di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan, diduga disebabkan sopir bus berupaya menghindari lubang. Dua kendaraan itu terbakar akibat minyak yang tumpah dari truk tangki.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, mengungkapkan kecelakaan diduga bermula saat pengemudi bus ALS berupaya menghindari lubang di badan jalan. Dia lalu mengambil jalur kanan.
Pada saat bersamaan, truk tangki milik PT Seleraya yang dikemudikan Y melaju dari arah berlawanan. Tabrakan pun tidak dapat dihindarkan dan memicu kobaran api besar.
Baca Juga:Boeing KC-135 Stratotanker 'Pom Bensin Terbang' Militer AS Hilang Sinyal di Teluk ArabSaad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik Iran
“Dugaan sementara karena pengemudi bus ALS menghindari lubang, lalu banting setir ke kanan. Saat itulah, tabrakan terjadi dengan truk tangki,” ungkap Nandang, Rabu (6/5/2026).
Kuatnya benturan membuat minyak yang dimuat truk tangki tumpah ke jalanan. Api dari korsleting listrik akibat tabrakan menyambar minyak lalu membakar kedua kendaraan.
“Kita dapatkan keterangan dari kernet bus yang selamat, penyidik masih pendalaman,” kata Nandang.
Nandang juga memastikan kepolisian akan menangani kasus ini secara transparan dan profesional. Begitu juga dengan penanganan para korban jiwa dan luka.
“Kami lakukan penyelidikan secara menyeluruh agar kejadian ini tidak terulang lagi,” kata Nandang.
