KAI: Seluruh Perjalanan KAJJ Telah Beroperasi Normal Tanpa Adanya Pembatalan

Ilustrasi kereta api (Foto: dok. PT KAI)
Ilustrasi kereta api (Foto: dok. PT KAI)
0 Komentar

Kunjungan diawali di kediaman almarhumah Nurlaela di Cikarang Timur. Dalam kesempatan tersebut, rombongan menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga. Usai kunjungan di Cikarang Timur, jajaran melanjutkan takziah ke dua rumah duka lainnya di wilayah Tambun, yaitu kediaman almarhumah Arinjani Novita Sari dan almarhumah Nur Ainia Eka Rahmadhyna.

Pada kesempatan terpisah, seluruh direksi KAI juga telah mengunjungi rumah duka para korban di berbagai lokasi sebagai bentuk empati dan tanggung jawab perusahaan kepada keluarga yang ditinggalkan, sekaligus menyerahkan santunan. Bobby menyampaikan permohonan maaf dan duka cita kepada seluruh keluarga korban.

“Kami menyampaikan duka mendalam dan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga korban atas kejadian ini. Kami hadir untuk menyampaikan langsung rasa belasungkawa serta memastikan keluarga mendapatkan pendampingan,” ujar Bobby dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (28/4/2026).

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

Ia menegaskan KAI tengah melakukan investigasi bersama pihak terkait dan menyiapkan evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan operasional.

“Proses investigasi masih berlangsung bersama pihak terkait. Hasilnya akan menjadi dasar evaluasi agar keselamatan perjalanan kereta api semakin terjaga,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, keluarga korban juga menyampaikan harapan agar penyebab kejadian dapat segera diketahui. Hary Marwata, ayah dari almarhumah Nur Ainia Eka Rahmadhyna, menyampaikan putrinya merupakan pengguna KRL dalam aktivitas sehari-hari.

“Setiap hari anak saya menggunakan KRL dari Tambun ke Palmerah untuk bekerja. Kami berharap proses investigasi berjalan lancar dan penyebab kejadian ini dapat segera diketahui,” ungkapnya.

Proses evakuasi gerbong KRL Commuterline yang terlibat kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). – (Republika/Prayogi)Berdasarkan data sementara, korban meninggal dunia tercatat sebanyak 16 orang, sementara 45 orang masih dalam perawatan dan 45 orang lainnya telah diperbolehkan pulang. Seluruh korban telah tertangani di sejumlah rumah sakit rujukan di wilayah Bekasi dan sekitarnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian, KAI Group memberikan santunan kepada para korban, yakni sebesar Rp 35 juta bagi korban meninggal dunia dan Rp 15 juta bagi korban luka.

0 Komentar