Terduga Pelaku Penambakan di Jamuan Makan Malam White House Ditangkap

Suasana White House Correspondents Dinner yang dramatis. (Tangkapan layar)
Suasana White House Correspondents Dinner yang dramatis. (Tangkapan layar)
0 Komentar

APARAT penegak hukum Amerika Serikat bergerak cepat mengamankan pelaku penembakan yang terjadi di luar acara jamuan makan malam White House Correspondents’ Association di Washington, D.C., pada Sabtu (25/4/2026) malam.

Biro Investigasi Federal (FBI) bersama United States Secret Service telah menahan seorang terduga pelaku tak lama setelah insiden terjadi. Hingga kini, aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap penembakan tersebut.

Insiden ini memicu respons cepat dari petugas keamanan yang langsung mengevakuasi Presiden AS Donald Trump, Ibu Negara Melania Trump, serta sejumlah pejabat penting lainnya dari lokasi acara.

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

Berdasarkan laporan United States Secret Service, kondisi Trump, Ibu Negara, dan seluruh pejabat yang dievakuasi dipastikan dalam keadaan aman.

Penembakan terjadi di dekat area pemeriksaan utama dengan detektor logam dalam rangkaian acara White House Correspondents’ Dinner yang digelar di Washington Hilton Hotel.

Sebagaimana disampaikan melalui unggahan di media sosial, Trump sebelumnya dijadwalkan menggelar konferensi pers dari Gedung Putih pada Sabtu malam.

Di sisi lain, aparat penegak hukum masih terus mendalami kasus ini, termasuk mengidentifikasi latar belakang pelaku serta kemungkinan adanya ancaman lanjutan.

Acara jamuan makan malam tersebut merupakan yang pertama dihadiri Trump sejak menjabat sebagai presiden, dengan agenda utama penyampaian sambutan di hadapan para jurnalis dan pejabat publik.

Sejumlah pejabat tinggi negara yang turut dievakuasi antara lain Ketua DPR Mike Johnson dan Wakil Presiden JD Vance.

Dalam unggahan di media sosial, Donald Trump memuji kinerja Secret Service.

Baca Juga:Bagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?Komdigi Tunda Akses Anak di Bawah Usia 16 Tahun ke Sejumlah Platform Digital Berisiko Tinggi

“Cukup malam yang menegangkan di Washington, D.C. Dinas Rahasia dan aparat penegak hukum melakukan pekerjaan yang luar biasa. Mereka bertindak dengan cepat dan berani,” ujarnya, dikutip ABC News.

Dalam unggahan selanjutnya, menyatakan bahwa aparat penegak hukum meminta para peserta untuk meninggalkan lokasi, dan acara jamuan makan malam tersebut akan dijadwalkan ulang dalam waktu 30 hari.

“Aparat penegak hukum telah meminta kami untuk meninggalkan lokasi, sesuai dengan protokol, dan kami akan segera melakukannya,” ujar Trump.

0 Komentar