SEBUAH email internal Pentagon yang bocor mengungkap ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan sejumlah sekutu NATO, terutama Spanyol, terkait perang Iran.
Dokumen itu disebut memuat sejumlah opsi untuk menekan negara-negara anggota NATO yang menolak membantu operasi militer AS, termasuk wacana menangguhkan keanggotaan Spanyol dari aliansi tersebut.
Melansir Euronews, Sabtu (25/4), isi surat elektronik atau surel itu menunjukkan kekecewaan Washington terhadap sejumlah negara NATO yang menolak memberikan akses pangkalan militer maupun wilayah udara untuk mendukung operasi AS ke Iran.
Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran
Penolakan akses ini dikenal sebagai access, basing, and overflight atau ABO. Dalam surel tersebut, akses semacam itu disebut sebagai hal dasar dalam kerja sama NATO.
Spanyol menjadi salah satu negara yang paling disorot. Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez secara terbuka mengkritik serangan AS-Israel ke Iran sebagai intervensi militer yang tidak dapat dibenarkan dan berbahaya.
Selain menolak dukungan politik, Spanyol juga disebut tidak memberikan akses penggunaan pangkalan militer bersama di wilayahnya untuk mendukung operasi AS.
Sikap ini memperburuk hubungan Madrid dengan Presiden AS Donald Trump, yang sebelumnya juga mengkritik Spanyol karena dinilai tidak memenuhi target belanja pertahanan NATO.
Trump sempat menyebut Spanyol sebagai negara yang tertinggal karena hanya mengalokasikan sekitar 2,1 persen dari produk domestik bruto (PDB) untuk pertahanan. Angka itu jauh di bawah target baru NATO sebesar 5 persen pada 2035.
Tak hanya Spanyol, surel tersebut juga menyinggung kemungkinan tekanan terhadap Inggris. Pemerintah Inggris di bawah Perdana Menteri Keir Starmer sebelumnya menolak bergabung dalam operasi militer tersebut.
Salah satu opsi yang dibahas adalah meninjau ulang dukungan diplomatik AS terhadap Kepulauan Falkland, wilayah yang selama ini dikelola Inggris tetapi juga diklaim Argentina.
Baca Juga:Bagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?Komdigi Tunda Akses Anak di Bawah Usia 16 Tahun ke Sejumlah Platform Digital Berisiko Tinggi
Langkah semacam ini dinilai sensitif karena menyangkut isu geopolitik lama yang masih diperdebatkan.
Tak Mudah Keluarkan Anggota NATO
Meski wacana tersebut muncul dalam surel, opsi mengeluarkan atau menangguhkan Spanyol dari NATO dinilai bukan langkah yang realistis.
Para ahli menilai tidak ada mekanisme sederhana yang memungkinkan AS secara sepihak membekukan keanggotaan negara anggota lain dalam aliansi tersebut.
