“Tidak mungkin mengeluarkan anggota NATO tanpa pelanggaran serius terhadap aturan aliansi, dan dalam kasus Spanyol tidak ada bukti itu,” kata pakar keamanan dari University of Bath, Patrick Bury.
Bury juga menilai negara anggota NATO berada dalam haknya untuk menolak akses pangkalan militer atau wilayah udara, terutama jika tidak ada konsultasi resmi dalam kerangka aliansi.
“Dalam kasus ini, Iran bukan wilayah NATO dan tidak ada kewajiban langsung bagi anggota untuk terlibat,” ujarnya.
Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran
Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari Pentagon terkait isi surel tersebut. Pemerintah Spanyol juga merespons laporan ini secara hati-hati dan menyatakan hanya akan merujuk pada dokumen serta posisi resmi, bukan komunikasi informal.
