MENTERI Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menggelar pertemuan strategis dengan mengundang jajaran mantan Panglima TNI di antaranya Gatot Nurmantyo, mantan Kepala Staf Angkatan, hingga purnawirawan tinggi TNI di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Bhinneka Tunggal Ika (BTI) tersebut mengusung tema “Peran TNI Dalam Mendukung Program Pemerintah”. Agenda utama difokuskan pada pemaparan capaian pembangunan kekuatan pertahanan negara yang telah berjalan selama dua tahun terakhir.
Dalam sambutannya, Menhan Sjafrie mengakui bahwa selama ini informasi mengenai pembangunan kekuatan pertahanan memang tidak banyak dibuka ke publik. Hal ini menurutnya berkaitan dengan sensitivitas dan atensi khusus dalam publikasi pertahanan.
Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran
“Selama ini memang kami tidak banyak memberikan berbagai macam informasi kepada publik dikarenakan bahwa pembangunan kekuatan pertahanan negara ini memang sedikit memerlukan atensi-atensi yang berkaitan dengan publikasi,” ujar Sjafrie.
Pertemuan Digelar Tertutup
Berdasarkan pantauan di lokasi, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto beserta jajaran Kepala Staf aktif (KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana Muhammad Ali, dan KSAU Marsekal Mohamad Tonny Harjono) hadir sejak pukul 08.50 WIB.
Setelah sesi pembukaan, protokol Kemenhan meminta awak media meninggalkan ruangan karena pertemuan akan dilanjutkan secara tertutup. Jenderal Agus Subiyanto dijadwalkan memberikan penjelasan mendalam mengenai detail program pemerintah kepada para senior purnawirawan tersebut.
Daftar Tokoh yang Hadir
Pertemuan ini menjadi sorotan karena menghadirkan tokoh-tokoh besar dari berbagai era kepemimpinan TNI. Berikut adalah beberapa nama yang terkonfirmasi hadir:
- Jenderal (Purn) Wiranto,
- Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo,
- Jenderal (Purn) Andika Perkasa,
- Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman,
- Jenderal (Purn) Agum Gumelar.
- Laksamana (Purn) Agus Suhartono,
- Laksamana (Purn) Yudo Margono,
- Laksamana (Purn) Marsetio,
- Laksamana (Purn) Ade Supandi.
- Marsekal (Purn) Djoko Suyanto,
- Marsekal (Purn) Imam Sufaat,
- Marsekal (Purn) Agus Supriatna.
Hingga berita ini diturunkan, pertemuan masih berlangsung secara tertutup. Kehadiran para purnawirawan yang mayoritas mengenakan batik ini dinilai sebagai bentuk konsolidasi internal untuk memastikan stabilitas dan keberlanjutan kebijakan pertahanan nasional di masa mendatang.
