Helikopter PK-CFX Hilang Kontak Diduga Jatuh Terdeteksi di Sekadau Kalimantan Barat, Bawa 8 Penumpang

Sebuah helikopter milik PT Matthew Air dengan nomor registrasi PK-CFX dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabu
Sebuah helikopter milik PT Matthew Air dengan nomor registrasi PK-CFX dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Kamis (16/4/2026).(Dok Matthew Air)
0 Komentar

BASARNAS mengerahkan tim untuk mencari keberadaan helikopter PK-CFX yang hilang kontak dan diduga jatuh dalam penerbangan dari Kabupaten Melawi menuju Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis, 16 April 2026.

“Tim sudah bergerak,” kata Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Edy Prakoso, saat dikonfirmasi di Jakarta seperti dilansir Antara, Kamis, 16 April 2026.

Ia memastikan tim merupakan personel terbaik dari Kantor SAR Pontianak dan Pos SAR Sintang yang diberangkatkan dalam operasi tersebut. Para personel berangkat dengan berbekal peralatan dan perlengkapan memadai.

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

Para personel Basarnas itu selanjutnya tergabung dengan tim gabungan lintas instansi, seperti TNI, Polri, dan relawan. Langkah ini diambil untuk memperbesar peluang segera menemukan helikopter beserta para penumpangnya.

Berdasarkan informasi sementara yang dikonfirmasi Basarnas, helikopter PK-CFX berjenis Airbus H-130 tipe H-130T2 itu mengangkut delapan orang, termasuk pilot.

Helikopter tersebut lepas landas dari helipad PT CMA di Desa Nanga Keruap, Manukung, Kabupaten Melawi, pada Kamis pagi pukul 07.34 WIB.

Selanjutnya, helikopter dilaporkan hilang kontak pada Kamis, 16 April 2026, pukul 08.39 WIB. Hilang kontak terjadi dalam penerbangan menuju helipad PT GAN di Desa Teluk Bakung, Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.

Sebagaimana informasi yang diterima hingga pukul 11.00 WIB, posisi terakhir helikopter terdeteksi berada di sekitar Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.

Data dari Polres Sekadau melaporkan manifes penerbangan sebagai berikut, Kapten Marindra W (pilot) dan Harun Arasyd (co-pilot), serta enam penumpang yakni Patrick K , Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito.

0 Komentar