“Kepergian Mulyani adalah akhir dari era kredibilitas fiskal,” katanya.
Lebih lanjut, analis dari SMBC (Sumitomo Mitsui Banking Corporation), Ryota Abe, percaya bahwa hengkangnya Sri Mulyani akan menyebabkan kerusakan signifikan pada posisi fiskal Indonesia dan kepercayaan investor global dalam jangka pendek. Ia mengantisipasi bahwa Bank Indonesia perlu melakukan intervensi untuk mencegah Rupiah jatuh.
“Kepergian Sri Mulyani akan menyebabkan kerusakan signifikan pada posisi fiskal Indonesia dan kepercayaan investor global dalam jangka pendek,” tegasnya
