Lho, kok bangga?
Coba hitung berapa biaya yang harus dikeluarkan si pelaku untuk menyewa botnet demi menggelembungkan serangan sampai 6,33 miliar trafik. Itu tidak murah! Perlu modal besar. Perlu energi ekstra.
Berarti, portal yang kita kelola bersama ini diperhitungkan. Cukup penting untuk ditumbangkan. Cukup diperhatikan sampai ada orang yang rela merogoh kocek dalam-dalam hanya untuk membuat kita diam selama seminggu.
Kini, air banjir itu sudah kami surutkan. Benteng pertahanan baru sudah dibangun. Firewall ditinggikan, pipa data diperlebar.
Portal ini sudah hidup kembali.
Baca Juga:Google Buka Akses Publik Global ke SynthID Detector untuk Verifikasi Konten AIMoskow Bantah Keras Isu Wabah Pes Tewaskan Teknisi Lab Siberia, Amerika Serikat Ikut Pantau
Bagi Anda yang sempat menyebarkan spekulasi liar minggu lalu: terima kasih. Anda membuktikan bahwa ketika kami diam, keberadaan kami ternyata dicari.
Dan bagi si pembuat banjir 6,33 miliar trafik: terima kasih juga. Serangan Anda adalah uji ketahanan paling mahal yang tidak perlu kami bayar.
Kita sudah kembali berlayar. Layar sudah terkembang lagi.
Banjir boleh datang, tapi portal ini pantang tenggelam.
Penulis: Bondhan W
