Melalui sinergi bersama Pemerintah Kota Cirebon dan Dinas Pendidikan, hasil rekomendasi FGD ini nantinya akan diformulasikan ke dalam bentuk workshop lanjutan guna merumuskan draf baku pengajaran literasi budaya. Langkah ini diproyeksikan tidak hanya mengajarkan tata bahasa, tetapi juga menanamkan nilai-nilai filosofis kearifan lokal secara utuh.
“Yang paling penting bagaimana bahasa dan budaya Cirebon ini tetap hidup. Jangan sampai generasi berikutnya hanya mengenal namanya, tetapi buta akan bahasa dan budayanya sendiri,” pungkas Kadini.
