Direktur National Institute for the Dutch Slavery Past and Heritage (NiNsee), Bianca Groen Gallant, mengapresiasi langkah transparansi Raja Willem-Alexander yang menginisiasi studi tersebut. Namun, ia menekankan agar hasil riset ini ditindaklanjuti secara nyata bagi masyarakat luas.
“Penelitian memberikan dampak bagi masyarakat ketika wawasan baru mengenai masa lalu berkontribusi pada kesadaran, dialog, serta koreksi dan penambahan terhadap sejarah nasional kita — baik dalam kurikulum sekolah maupun dalam diskusi mengenai tanggung jawab dan keadilan restoratif,” tegas Gallant.
